Bupati Sumenep Akan “Beri Perhitungan” Camat yang Ikut Campur Dana Desa

Kunjungan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim di Pulau Raas, Kecamatan Raas, Senin (2/10/2017). (MM/Rosy)

Sumenep, (Media Madura) – Bupati Sumenep, Madura,  Jawa Timur, A. Busyro Karim mengancam akan memberi perhitungan kepada camat yang ikut cawe-cawe dalam realisasi program Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

“Kami (Pemkab) tidak pernah cawe-cawe atau intervensi masalah DD-ADD. Jadi kalau ada Camat yang melakukannya, saya pastikan sanksi tegas,” ujarnya, Selasa (21/11/2017).

Bupati dua periode ini menegaskan, sanksi yang akan diberikan minimal berupa mutasi, bahkan sampai penundaan kenaikan pangkat.

- Advertisement -

Pasalnya, dana miliaran tersebut diberikan pemerintah pusat sebagai program bantuan untuk memajukan kehidupan masyarakat di desa, baik dari sisi perekonomian, maupun pembangunan.

“Program itu mutlak harus diatur pemerintah desa, pihak lain tidak bisa,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepala desa atau masyarakat segera melapor, apabila mengetahui camat atau pihak lain diketahui mengintervensi realisasi DD-ADD.

“Jangan sungkan, langsung lapor ke kami kalau ada yang intervensi, palagi polisi sekarang juga ikut mengawasi,” tegasnya. 

Tindakan tegas yang akan dirinya berikan sebagai bentuk transparansi dan menunjang kreatifitas dalam membangun desa ke depan.

“Jadi, silahkan desa berkreasi semaksimal mungkin, tetapi harus bisa dipertanggungjawabkan,” tukasnya.

Sementara itu, besaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Sumenep dari tahun-ketahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2015 lalu sebesar Rp 94,8 miliar, tahun 2016 menjadi Rp 336 miliar dan ditahun 2017 mencapai Rp 385,7 miliar. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.