Seorang Bayi di Pamekasan Mengidap Penyakit Langka

Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Kulit Alula Farzana Ayunindia yang baru umur satu tahun melepuh seakan bekas terbakar.

Putri pasangan suami istri (pasutri) Mohammad Amir dan Roisul Muallimah, warga Desa Trsak, Kecamatan Larangan, Pamekasan, tergolong langka, pasalnya pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo tidak bisa mendiagnosis penyakit tersebut.

“Rumah sakit disini sudah tidak sanggup lagi merawat anak saya dan direkomendasikan untuk dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya,” kata Muallimah di ruang sal anak III B RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Dijelaskan, di sekujur tubuh bayi yang akrab dipanggil Farza itu, terlihat hitam dan mengeluarkan nanah bening. Akibat penyakit yang dideritanya, Alula Farzana Ayunindia sering kejang-kejang.

“Karena seperti ini kami kasih alas daun pisang muda agar kulit tubunya tidak melekat ke tempat tidur,” tambahnya.

Menurut penuturan orang tuanya. Awal mula buah hati kesayangannya itu hanya mengalami bintik hitam di bagian lengan kanan dan lehernya.karena khawatir ia dibawa ke bidan dan diberikan pil serta resep.

“Setelah dikasih pil sesuai petunjuk bidan kami terkejut melihat tubuh anak saya semakin menghitam,” tutur Muallimah.

“Sebelumnya hanya bintik hitam, sejak hari Senin kemarin penyakitya semakin parah. Lalu kami bawa ke RSUD,” cerita Roisul Muallimah sambil meneteskan air mata.

Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak rumah sakit, Direktur RSUD dr. Slamet Martodirdjo, dr. Farid saat dihubungi melalui teleponnya tidak memberikan jawaban.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.