Madura United vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan laga lanjutan Liga 1 2017, Rabu (8/11/2017).

Bangkalan, (Media Madura) – Madura United gagal mempertahankan tren positif setelah kalah telak dari Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu (8/11/2017) malam. Bhayangkara FC menang dengan skor 1-3.

Kekalahan Madura United membuat peluangnya merengkuh gelar juara kandas setelah hanya bisa mengumpulkan 60 poin dari 33 pertandingan.

Namun, kans Laskar Sape Kerrab finish di tiga besar sesuai misi yang diusung masih terbuka lebar, andai bisa mengalahkan PSM Makassar di laga terakhir, pada 12 November mendatang.

Sedangkan, kemenangan yang diraih The Guardians, julukan Bhayangkara FC mengantarkan mereka ke tangga juara Liga 1 2017 dan menjadi pemuncak klasemen dengan raihan 66 poin. Ilija Spasojevic mencetak hattrick bagi Bhayangkara di laga ini menit ke-49′, 67, dan 90+4′.

Pasukan Gomes De Oliviera hanya mampu memperkecil ketertinggalan oleh gol semata wayang Rizki Dwi F di menit ke-69 atau sebelum diusir wasit karena kartu kuning kedua di menit ke-85.

Turun tidak dengan skuad terbaiknya, Madura United seakan kesulitan mendapatkan bola. Kondisi itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu, sehingga dapat mengusai ball position sejak babak pertama dimulai.

Pada pertandingan itu, Madura United harus kehilangan Slamet Nurcahyo, Dane Milovanovic yang merupakan nyawa permainan Madura United, khususnya di sektor tengah. Ditambah, Greg Nwokolo sebagai penyerang juga absen.

Madura United semakin hilang ketajamannya setelah Peter Odemwingie diganjar kartu merah karena dinilai melanggar Indra Kahfi empat menit menjelang pertandingan babak pertama usai.

Meski unggul dalam jumlah pemain, Bhayangkara FC belum bisa membobol gawang Herry Prasetyo, bahkan momen emas melalui titik putih gagal dimanfaatkan dengan baik setelah sepakan Paulo Sergio membentur tiang gawang. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata.

Di babak kedua, laga kedua tim masih berlangsung dengan tensi tinggi dan keras, tak pelak beberapa pelanggaran harus berbuah kartu kuning bagi kedua tim.

Bhayangkara tak menyia-nyiakan keunggulan jumlah pemain, Ilija Spasojevic sukses membobol gawang Herry Prasetyo di menit ke-49. Kedudukan pun berubah menjadi 0-1.

Alih-alih menyamakan kedudukan, justru petaka kembali menimpa kubu tuan rumah. Fandi Eko Utomo yang masuk di babak kedua ikut mendampingi Peter Odemwingie meninggalkan lapangan lebih dulu setelah di kartu merah oleh wasit di menit ke-57.

Hilangnya dua pemain Madura United, menjadi keuntungan bagi Bhayangkara FC. Buktinya, mereka dapat menggandakan keunggulan menjadi 0-2. Ilija Spasojevic mencetak gol keduanya di menit ke-67.

Tak patah semangat, itulah yang ditunjukkan Fabiano Beltrame cs meski sudah kehilangan dua pemain. Upaya memperkecil ketertinggalan tercipta di menit ke-69. Rizki Dwi yang masuk di babak kedua memanfaatkan tendangan bebas Bayu Gatra. Bola heading Rizki tak bisa dijangkau kiper Bhayangkara. Skor berubah menjadi 1-2.

Menjelang babak kedua berakhir, tepatnya di menit ke-85 kartu merah ketiga dikeluarkan oleh wasit dan dialamatkan kepada pemain Madura United. Adalah Rizki Dwi yang diganjar kartu kuning kedua. Praktis Madura United hanya bermain dengan 8 pemain melawan 11 pemain Bhayangkara.

Kehilangan tiga pemain, Bhayangkara FC semakin leluasa mengalirkan bola dari per lini. Bahkan, di masa injury time berhasil menambah golnya dan Ilija Spasojevic memastikan diri membawa menang Bhayangkara dan juga mencatatkan hattrick di laga ini. Bhayangkara menang 3-1 atas Madura United.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.