Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari saat membuka Kemilau Madura 2017 dengan pemukulan gong, Sabtu (28/10/2017)

Pamekasan, (Media Madura) – Kemilau Madura 2017 yang ditempatkan di monumen Arek Lancor Pamekasan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari, Sabtu (28/10/2017) malam.

“Dengan membacakan Bismillahirrohmanirrohim, acara Kemilau Madura 2017 secara resmi bisa dibuka dan dimulai,” kata Khalil Asy’ari dalam sambutannya, Sabtu malam.

Pembukaan Kemilau Madura 2017 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-487 itu ditandai dengan pemukulan gong selama tiga kali.

Pembukaan Kemilau Madura juga disambut puluhan kembang api yang sengaja disiapkan oleh panitia. Sehingga acara semakin semarak.

Selanjutnya, Kemilau Madura menampilkan hiburan Lintas Budaya, dan fashion show Batik dari empat kabupaten di Pulau Garam, Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Kemilau Madura dihadiri tamu undangan dari beberapa pimpinan daerah di Jawa Timur, selain dari tiga bupati di Madura. Bahkan, tamu undangan ada yang dari Bali.

Pada kesempatan itu, Khalil Asy’ari meminta empat pimpinan daerah bersinergi membangun Madura, utamanya dari sektor pariwisata. Madura, menurutnya, kaya akan budaya dan wisata.

“Karena, membangun Madura tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tapi kita harus bersama-sama dan bersinergi untuk memajukan Madura,” ucap Khalil.

Diharapkan pula, dengan adanya Kemilau Madura ini bisa dijadikan ajang silaturahim budaya antar empat kabupaten. Terlebih, dengan beroperasinya jembatan Suramadu.

“Saya yakin, empat pimpinan di Madura, mempunyai komitmen yang sama untuk memajukan Madura,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kemilau Madura 2017 sekaligus Kepala Disparibud Pamekasan, Achmad Sjaifudin mengungkapkan, kegiatan ini untuk memajukan dan promosikan budaya Madura.

“Budaya di Madura, khususnya di Pamekasan tak kalah menariknya dibanding kota-kota lain. Harapanya, semoga wisatawan dari luar Madura datang ke Pamekasan dan Madura pafa umumnya,” tutup Achmad.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.