Pamekasan, (Media Madura) – Rokat Tase’ atau juga disebut Petik Laut, atau Larung Sesaji bagi masyarakat Jawa, merupakan peristiwa ritual yang dilakukan nelayan sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa yang telah memberi limpahan hasil ikan tangkapan di laut.

Ritual ini kerap digelar oleh nelayan dari berbagai wilayah di Pamekasan, baik di wilayah pantai utara maupun selatan. Demikian pula yang dilakukan masyarakat Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Ritual ini berlangsung sangat meriah dan diikuti oleh warga desa setempat, tidak hanya nelayan tetapi masyarakat yang berprofesi lain juga ikut terlibat di dalamnya.

Dalam acara ritual rokat tase’ ini, yakni melepaskan kapal kecil ke laut yang berisi jajanan pasar dengan menggunakan perahu kecil sebagai bentuk ucapan rasa syukur kepada Allah SWT yang dilakukan oleh warga.

Danramil 0826/02 Tlanakan Kapten Inf Sumarno yang hadir dalam acara tersebut menuturkan, ritual tersebut telah berlangsung secara turun-temurun. Istimewanya, dalam pelaksanaan petik laut kali ini bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam 1439 H.

“Rokat tase’ merupakan tradisi masyarakat Madura, khususnya pesisir Madura dalam hal ini masyarakat Desa Branta Tinggi, mempunyai arti sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki atas hasil tangkapan ikan di laut,” kata Kapten Inf Sumarno.

Dikatakan, acara tersebut juga sebagai permohon doa, dengan suatu harapan agar kedepannya dalam mencari ikan di laut diberikan keselamatan dan mendapatkan Rizki yang melimpah.

“Tradisi seperti ini harus tetap dijaga dan dilestarikan, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terkabulkan, apabila masyarakat hasil melautnya melimpah akan meningkatkan pendapatan perekonomian keluarga yang akan berdampak pada kemajuan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forpimka Kecamatan Tlanakan tersebut juga digelar pengajian umum, hadir sebagai penceramah yakni KH. Nasrudin penceramah dari Kabupaten Sampang.

Rilis
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan