Thiago Furtuoso saat membela Madura United melawan Bali United di Liga 1. (foto: maduraunitedfc).

Pamekasan, (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera mengungkapkan alasan mencadangkan Thiago Furtuoso pada laga pekan ke-26 Liga 1 melawan Persegres Gresik United di Stadion Petrokimia, Gresik, Selasa (26/9/2017) malam.

Di pertandingan itu, Gomes menempatkan Greg Nwokolo sebagai penyerang tunggal ditopang Bayu Gatra, Engelberd Sani, dan Slamet Nurcahyo.

Thiago baru masuk ke lapangan di menit ke-49 menggantikan Guntur Ariyadi. Baru di pertandingan ini, Thiago tampil dari bangku cadangan, sebelum-sebelumnya selalu turun sebagai starter.

Keputusan Gomes untuk mencadangkan Thiago bukan terkait seretnya sumbangan gol penyerang asal Brasil itu, melainkan sebuah strategi yang diusung Gomes pada laga itu.

Sebagai ujung tombak andalan Laskar Sape Kerrab, Thiago memang baru mencetak satu gol selama memperkuat tim asal Pulau Garam. Satu-satunya gol Thiago dicetak ke gawang Gresik United.

“Dia masuk di babak kedua. Dia masuk dan merubah tim ini lebih baik. Thiago juga pemain bagus,” kata Gomes.

Sementara itu, Thiago Furtuoso mengaku lega setelah akhirnya pecah telur. Dia pun berjanji akan terus bikin gol di 8 sisa pertandingan Liga 1.

“Saya merasa rileks karena bisa mencetak gol. Saya akan berusaha mencetak gol lagi di pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan