Koalisi poros perubahan

Pamekasan, (Media Madura) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPD) Partai Amanat Nasioanal (PAN) Pamekasan Heru Budi Prayitno menyatakan cerai dari koalisi Poros Perubahan, setelah partainya bulat mendukung Baddrut Tamam sebagai bakal calon bupati pada Pilkada 2018 mendatang.

Menurut Heru, selama ini koalisi poros perubahan yang ia bentuk bersama lima partai lainnya dianggap vakum, sementara partainya berpacu dengan waktu dan harus menentukan figur.

“PAN harus berani melangkah, berani mengambil keputusan, politik ini harus cepat,” kata Heru Budi Prayitno, Kamis (14/9/2017).

Dirinya berkeyakinan, semua parpol koalisi poros perubahan memiliki figur masing-masing yang akan diusung pada pelaksanaan pilkada 2018 mendatang. Apalagi selama ini memang tidak pernah duduk bareng dan komunikasi pasca pertemuan terakhir.

“Kami sudah putus komunikasi, makanya kami berani ambil keputusan, kami siap menerima berbagai macam konsekuensi dalam persoalan ini, apalagi selama ini memang terjadi kebuntuan komunikasi,” jelasnya.

Partai politik yang tergabung dalam koalisi ‘Poros Perubahan’ itu, selain PAN di antaranya Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Diakui oleh Heru, selama ini PAN Pamekasan memang melakukan seleksi tertutup guna menjaring sosok yang akan diusung pada pilkada mendatang. Hal itu berbeda dengan yang diterapkan partai lain yang menerapkan konvensi terbuka.

“Ini merupakan ijtihad politik PAN memilih kreteria figur yang sesuai dengan visi dan misi partai, sehingga nantinya bisa menjadikan Pamekasan lebih baik,” tutup pria yang juga sempat tergabung dalam Forum LSM Pamekasan.

Reporter: Rifqi
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan