Slamet Nurcahyo dan Fachrudin Aryanto, pemain Madura United

Pamekasan, (Media Madura) – Peluang Madura United finish di tiga besar Liga 1 2017 masih sangat terbuka lebar. Meski, mereka baru mengoleksi 39 poin dan menempati posisi 5 klasemen sementara.

Laskar Sape Kerrab sudah melakoni 23 pertandingan. Terakhir menang 2-0 menghadapi Arema FC, Minggu (10/9/2017) lalu. Anak asuh Gomes De Oliviera terpaut 7 poin dengan Bhayangkara FC di pujuk pimpinan.

Kemenangan atas Singo Edan sekaligus memutus rekor buruk Madura United di empat pertandingan sebelumnya. Kini mereka lebih percaya diri untuk kembali ke papan atas, apalagi persaingan masih menyisakan 11 laga.

“Masih banyak pertandingan yang akan dijalani. Semua tim juga masih sama-sama memiliki peluang untuk saling memperbaiki posisinya,” kata bek Madura United, Fachrudin Aryanto.

Bukan hanya Madura United saja, menurut Fachrudin, tim-tim papan bawah juga berusaha kuat untuk menghindari zona degradasi. Diakui, persaingan akan semakin ketat dan sulit bagi semua tim Liga 1, tak terkecuali Madura United.

“Tim yang berada di zona degradasi juga masih sangat terbuka untuk naik dari zona merah,” jelas pemain berjuluk F26 tersebut.

Sadar bahwa persaingan akan lebih berat ke depan, Fachrudin pun menegaskan, tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi tim kebanggaan warga Pulau Garam di setiap pertandingan.

“(Sebenarnya) tugas kami bukan menganalisa peluang kami, terpenting kami berusaha untuk selalu memenangi pertandingan sisa,” ulas pemain Timnas Indonesia itu.

Rasa optimisme tinggi juga ditunjukkan pahlawan kemenangan Madura United atas Arema FC, Slamet Nurcahyo. Pemain bernomor punggung 10 itu yakin timnya selalu berada di jalur kemenangan di sisa pertandingan.

“Dengan jumlah sisa pertandingan masih 11 kali lagi, dan perbedaan poin dengan pemuncak klasemen terpaut 7 poin, masih sangat mungkin untuk terjadinya perubahan posisi klasemen,” ujar pemain kelahiran Kabupaten Jember itu.

“Optimisme kami masih ada untuk bisa finish lebih baik di akhir kompetisi nanti,” pungkas Slamet Nurcahyo.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan