Kabid PIAK dan PD Dispendukcapil Sampang, Edi Subinto. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data (PIAK dan PD) Dispendukcapil Kabupaten Sampang Edi Subinto, mengungkapkan ada 157.137 jiwa data ganda ditemukan dalam perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Data itu hasil akhir per Juni 2017. Data ganda tersebut ditemukan seperti ketidaksamaan antara nama, foto pemilik e-KTP, dengan alamat berbeda. Semisal, Nomor Induk Kependudukan (NIK) atas nama ‘A’ namun muncul NIK milik orang lain.

“Penyebab munculnya data ganda ini kemungkinan warga saat melakukan perekaman massal kala itu tak langsung hadir melainkan diwakili,” kata Edi, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi keseluruhan untuk data kependudukan ganda. Selain itu, pihaknya juga menemukan data anomali di dalam sistem. Data anomali dimaksud yaitu data error yang ditemukan di dalam sistem kependudukan seperti angka kelahirannya yang tidak wajar yaitu tanggal 32 bulan 28 tahun 2055.

Sedangkan, Dispendukcapil mencatat data bersih pada tahun 2017 secara global yaitu diketahui sebanyak 844.872 jiwa dari data kotor sebanyak 1.004.744 jiwa.

“Ada pula nama yang ditemukan tidak wajar. Itulah sistem,” terangnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan