Ilustrasi / google

Pamekasan, (Media Madura) – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tuntas mendata desa yang terdampak kekeringan. Hasilnya, ada 80 desa dilanda kekeringan.

Menurut Koordinator TRC BPBD Pamekasan, Budi Cahyono 80 desa tersebut sudah mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Hasil kami mendata ada 80 desa di 13 kecamatan, sudah kekeringan,” katanya, Minggu (27/8/2017).

Meski begitu, BPBD tidak serta merta bisa mendistribusikan air ke daerah-daerah terdampak kekeringan. BPBD punya mekanisme dalam pendistribusian air bersih.

“Kami sifatnya masih menunggu perintah, semuanya kan ada aturan dan mekanismenya,” tambah Budi.

Alasannya, surat keputusan (SK) penetapan daerah kekeringan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat belum ditandatangani oleh bupati.

”Pokoknya sebelum ada SK, kami belum bisa mendistribusikan air bersih,” ucap Budi.

Dia mengatakan, SK tersebut hingga kini belum ditetapkan oleh Plt bupati Pamekasan. Namun, diyakini dalam waktu dekat SK sudah ditandatangani.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan