Pamekasan, 11/8 (Media Madura) – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menyambut baik pelaksanaan Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 region Madura.

Dikatakan oleh Wakil Ketua PSSI Pamekasan, Hamzah, dengan digelarnya kembali LSN oleh Menpora di kabupaten berslogan Gerbang Salam itu pertanda bahwa pacinta sepak bola di Pamekasan bagus.

“Kami dukung penuh, dengan turnamen ini diharapkan bisa melahirkan bibit unggul atlet sepak bola profesional dari kalangan santri,” katanya saat sambutan technical meeting, LSN 2017 di ruang pertemuan gedung PKPRI, Sabtu (11/8/2017).

Hamzah berharap, dalam pelaksanaannya nanti agar masing-masing tim tidak mengedepankan ego atau keangkuhan, sehingga pelaksanaan sesuai dengan yang diharapkannya.

“Kalau sportif maka nanti pesantren dapat menyumbangkan santri-santri terbaiknya untuk kemajuan persepakbolaan Indonesia bisa saja ke timnas,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, kesepakatan fair play ditandai dengan pemberian bola resmi LSN 2017 secara simbolik dari Koordinator LSN Region Jatim IV, Taufiqurrahman, kepada perwakilan PSSI Pamekasan, dan penyerahan secara simbolik dari AWAPI kepada salah satu manajer klub peserta LSN.

“LSN Region Jatim IV Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) kick off tanggal 20 Agustus mendatang sampai selesai di Lapangan Sadandang, final di SGRP,” kata Taufiqurrahman Koreg Jatim IV LSN 2017.

Setelah itu, akan dilaksanakan bimbingan tekhnik (Bimtek) bagi panitia pelaksana berkaitan dengan seluruh teknis dan regulasi laga yang digagas Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Hamzah Shaleh sebagai perwakilan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Nurul Ulum mewakili Asosiasi Wasit Profesional Indonesia (AWAPI) dan 32 manajer klub sepak bola peserta LSN Region Jatim IV.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan