Sampang, 21/7 (Media Madura) – Dua oknum karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampang ditahan Kejaksaan Negeri Sampang, pada Jumat (21/7/2017) pukul 13.00 WIB. Mereka diduga menguras uang deposito milik nasabah. Total dana yang dikurasi mencapai Rp 6 miliar.

Karyawan itu berinisial YS asli warga Sumenep diketahui sebagai teller. Sedangkan SA warga Sampang bertugas sebagai Funding Officer atau pencari dana dari nasabah.

“Keduanya kita tahan atas kasus tindak pidana korupsi dengan total kerugian negara Rp 6 miliar,” kata Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sampang Yudi Arianto Tri Santoso, Jumat (21/7/2017).

Dua tersangka kini menjalani masa tahanan selama 20 hari kedepan di Rutan Kelas IIB Sampang. Sebelum ditahan, mereka menjalani pemeriksaan sebagai saksi di kantor Kejari Sampang sejak Jumat pukul 09.00 WIB.

Yudi menerangkan, hasil pemeriksaan itu keduanya diketahui melakukan tindak pidana korupsi. Aksi itu dilakukan tersangka sejak tahun 2015 lalu. Modus yang dilakukannya dengan cara menggunakan buku tabungan milik nasabah.

SA bekerjsama dengan YS bagian teller. Mudah dalam menguras uang deposito nasabah karena sudah mempunyai pasword unit BRI di Desa Batulenger Kecamatan Sokobanah. Sedangkan uang nasabah yang diduga dikuras tersangka sekitar 30 orang. Pengakuan tersangka nekat menguras uang nasabah untuk bisnis saham.

Tersangka SA : diduga menguras uang deposito milik nasabah, total dana mencapai Rp 6 miliar (Ryan Hariyanto/MM).

“Per satu nasabah uang yang diambil sekitar Rp 1 miliar lebih dan jumlahnya bervariasi, terungkapnya kasus ini atas adanya laporan nasabah, ngecek saldo banyak uang berkurang jumlahnya signifikan, sampai tidak ada di rekening saldo, setelah diaudit oleh pihak bank diketahui mengarah ke dua tersangka itu,” terang Yudi kepada wartawan.

Kasus tersebut saat ini ditangani Kejaksaan Negeri Sampang. Tersangka dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 2 tahun penjara.

Sementara saat dikonfirmasi kepada pimpinan Bank BRI Cabang Sampang Abdul Hakim, membenarkan dua tersangka karyawan BRI Cabang Sampang dan teller unit Kecamatan Sokobanah. Mereka sudah di PHK. Kasus itu sudah ditangani langsung di bagian hukum BRI kantor wilayah Surabaya. Pihak Bank tetap bertanggungjawab soal pengembalian uang nasabah dan dipastikan aman.

“Saya hanya pegawai sementara disini dan masih baru, sehingga kasus ini ditangani kanwil Surabaya,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan