Pamekasan, 19/7 (Media Madura) – Sekira 150 warga Desa Tlanakan, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (19/7/2017). Mereka menuntut Reklamasi di daerahnya segera dihentikan.

Selain reklamasi, pembicaraan alot itu juga menbahas keberadaan sejumlah tempat karaoke yang diduga beroperasi tanpa adanya izin resmi dari instansi terkait. Tempat tersebut diketahui berada di lahan hasil reklamasi.

Salah satu peserta audiensi Zainul Hasan menyatakan, sejumlah tempat hiburan itu meresahkan warga sekitar, oleh karenanya warga mendesak para pemangku kebijakan untuk segera menutup tempat hiburan tak berizin.

“Kalau tempat maksiat itu tidak ditutup maka jelas pemerintah serta aparat di Kecamatan Tlanakan kenyang dengan pemilik modal itu,” katanya sambil berteriak.

Ia juga meminta Kepolisian Sektor (Polsek) Tlanakan, agar ikut menjaga stabilitas dan keamanan di daerahnya sebelaum ada tindakan yang tidak diinginkan.

“Tolong pihak kepolisian amankan rakyat, bukan menjadi pengaman itu (pelaku reklamsi dan pengusaha),” tambah Hasan.

Saat ini Komisi I DPRD sedang menggelar rapat tertutup bersama Camat Tlanakan, Kapolsek Tlakankan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu, Satpol PP di ruangnnya.

Sementara ratusan warga menunggu hasil rapat, mereka tidak akan meninggalkan gedung legislatif itu sebelum tuntutan mereka dipenuhi.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan