Pamekasan, 8/7 (Media Madura) – STAIN Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar workshop pertama penerjemahan Al-quran ke dalam bahasa Madura, di hotel Front One, Jumat (7/7/2017) malam.

Perwakilan dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Agama RI menghadiri workshop itu. Yakni, Kepala Bidang Manajemen Organisasi, Yasin Rahmat Ansori.

Yasin Ansori dalam sambutannya, mengatakan, penerjemahan Al-quran ke dalam bahasa daerah termasuk yang dilakukan STAIN Pamekasan adalah satu di antara kegiatan Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Managemen Organisai Kemenag RI.

“Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan keagamaan kepada umat beragama, sehingga lebih mudah memahami terjemahan Al-quran dengan bahasa daerah,” katanya.

Sampai saat ini, Puslitban Lektur telah melakukan penerjemahan Al-quran ke dalam 12 bahasa daerah. Termasuk terjemahan Al-quran ke dalam bahasa Madura.

Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari, Jumat-Minggu (7-9/7/2017) ini melibatkan beberapa pakar, di antaranya ahli tafsir, Pakem Maddhu, akademisi, serta beberapa dosen STAIN Pamekasan yang masuk tim peterjemah Al-quran.

“Terima kasih kepada bapak-ibu yang telah hadir dan berpartisipasi dalam acara workshop penerjemahan Al-quran ke dalam bahasa Madura ini. Semoga acara ini berjalan sesuai harapan kita bersama,” ucap Ketua STAIN Pamekasan, Mohammad Kosim.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan