Pamekasan, 26/6 (Media Madura) – Animo masyarakat terhadap wisata Bukit Brukoh yang berlokasi di Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur sangat tinggi. Sebab, pada hari pertama dibuka, Senin (26/6/2016) pagi, jumlah pengunjung mencapai 2026 orang.

“Alhamdulillah, di hari pertama tembus 2026 pengunjung. Padahal, baru pertama di buka,” kata Kepala Desa Bajang, Moh Mokri kepada mediamadura.com, Senin (26/6/2017).

Dibukanya wisata Bukit Brukoh bersamaan dengan libur hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah. Buktinya, animo masyarakat berlibur di hari kedua Lebaran sudah terlihat sejak pagi. Pengunjung sudah berdatangan dari pukul 08.00 WIB, saat wisata Bukit Brukoh belum dibuka.

“Pengunjung yang datang berwisata tidak hanya dari Kabupaten Pamekasan saja. Pengunjung dari tiga kabupaten di Madura juga banyak,” jelasnya.

Bukit Brukoh menyediakan banyak spot menarik untuk memanjakan kebutuhan pengunjung. Keindahan alam dan persawahan hijau dari atas bukit menjadi andalan destinasi ini.

Namun, tak kalah menarik dan sedang nge-hits di media sosial kini adalah spot batu besar berbentuk “Love”. Sangat cocok untuk pengunjung yang suka selfie.

“Kami masih akan menyediakan wahana-wahana yang menarik lainnya. Yang saat ini sedang digarap, yaitu batu besar di atas bukit yang nantinya dibuat pagar love. Selain itu, kami sedang membuat rumah kayu di atas bukit,” Mokri menambahkan.

Semua pembangunan itu, lanjutnya, tidak ada campur tangan pemerintah kabupaten setempat, murni menggunakan dana desa. Meski demikian, pihaknya berharap perhatian pemerintah.

“Sampai saat ini kami masih berharap, pemerintah mau bersinergi dengan kami, agar destinasi yang ada di desa kami ini semakin berkembang. Saya yakin Pamekasan ke depan akan lebih populer karena punya destinasi andalan,” tegasnya.

Apalagi, objek wisata bukit ini sangat berpotensi dikembangkan ke depan untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurut Mokri, pesona Bukit Brukoh sangat menarik dan tidak kalah dengan objek wisata lainnya yang ada di Tanah Air, sehingga akan mengundang wisatawan datang berkunjung, apabila dikembangkan dengan baik.

“Kami akan maksimal dan berkomitmen untuk mengelola objek wisata ini agar menjadi tujuan para wisatawan, karena penorama keindahan alamnya dan punya daya tarik sendiri. Dampaknya juga terhadap perekonomian sangat dirasakan oleh warga Desa Bajang,” tutur Mokri.

Lokasi Bukit Brukoh di Desa Bajang tidak sulit dijangkau transportasi. Jarak dari jalan raya ke lokasi objek wisata ini hanya satu setengah kilo. Tiket masuk hanya Rp 5 ribu sekaligus uang parkir (roda dua). Rp 10 ribu untuk mobil plus harga tiket.

Namun, harga berbeda bagi yang membawa kendaraan bus mini yang berisikan puluhan penumpang. Bisa dipungut biaya Rp 20 ribu hingga 30 ribu. Tak kalah penting, wisata Bukit Brukoh juga menyediakan fasilitas umum, seperti musalla, kamar mandi dan lainnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan