Pamekasan, 16/6 (Media Madura) – Kurang lebih 102 ribu warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur datanya akan dihapus dari daftar kependudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab hingga kini mereka belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Dikatakan oleh Kepala bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pamekasan, Agus Subiyanto, rencana penghapusan data penduduk itu disampaikan pemerintah pusat kepada pemeritah daerah, tetapi hingga detik ini realisasinya belum jelas.

“Sebanyak 102 ribu warga Pamekasan per 1 Juli 2017 mendatang datanya akan dihapus, karena tidak merekam selama enam tahun. Namun, belum ada pemberitahuan secara resmi sampai saat ini,” katanya, Jumat (16/6/2017).

Agus mengaku sudah berupaya agar 102 ribu warga yang belum rekam e-KTP itu agar segera meremkamnya, namun tidak ada respon.

“Sudah berulang kali kami (Dispendukcapil) mengimbau agar segera rekam, namun tidak melakukannya,” terang Agus.

Ke-102 warga yang belum melakukan perekaman itu tersebar hampir di seluruh kecamatan. Hingga sekarang, pemerintah belum mengetahui penyebab minimnya minat warga untuk mengurus e-KTP.

“Ada empat kecamatan yang paling mendominasi minimnya perekaman e-KTP. Yakni, Kecamatan Batumarmar, Palengaan, Pegantenan, dan Proppo,” tutupnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan