Pamekasan, 16/6 (Media Madura) – Sebanyak delapan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2017 asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dipastikan gagal menunaikan ibadah ke Tanah Suci Makkah tahun ini.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Afandi, gagalnya keberangkatan delapan CJH tersebut dengan berbagai alasan.

“Delapan CJH dipastikan gagal berangkat dengan alasan yang masuk akal, dan itu atas permintaan jemaah,” katanya, Jumat (16/6/2017).

Afandi menjelaskan, salah satunya alasannya karena meninggal dunia, ada pula yang sengaja menunda keberangkatan, karena menunggu berangkat bersama dengan keluarganya.

“Delapan JCH yang gagal maka kami ganti jemaah yang masuk dalam nomor urut berikutnya. Jadi jumlahnya nanti tetap sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan,” terangnya.

Kuota CJH di Pamekasan tahun 2017 sebanyak 884 orang, dan dari jumlah kuota terdaftar itu yang dipastikan menunaikan ibadah haji sebanyak 876 orang yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 57, 58 dan kloter 59.

“Kloter 57 gabungan dari Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Sampang, sedangkan kloter 58 dan 59 seluruhnya dari Kabupaten Pamekasan,” urai Afandi.

Masing-masing kloter nantinya akan dipandu oleh lima orang petugas perwakilan dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH), satu orang dokter dan dua orang paramedis.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan