Sampang, 13/6 (Media Madura) – Anggota Komisi II DPRD Sampang Moh Hodai, meminta Dinas Pertanian lebih maksimalkan kinerjanya terutama dalam merealisasikan kegiatan. Sebab, ia tak ingin rekan mitranya tersebut kembali ada pemangkasan seperti tahun sebelumnya karena minimnya penyerapan anggaran.

“Dispertan segera melaksanakan (pengerjaan) paket-paket yang sudah di-plotting, karena kalau tidak bisa dipangkas seperti tahun lalu, jadi jangan sampai hangus,” terang Hodai, Selasa (13/6/2017).

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Sampang Suyono, menjelaskan jika di tahun ini dinasnya mendapat jatah dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 5.059.022.000 untuk program pengelolaan lahan dan air. Kegiatan tersebut terbagi menjadi 34 paket dengan mekanisme penunjukan langsung (PL).

“Perencanaan program pengelolaan lahan dan air sudah selesai. Karena nilainya kecil Rp 131 juta. Nanti kegiatannya tersebar di setiap kecamatan. Minus Kecamatan Sreseh karena lahan airnya tidak ada,” jelasnya.

Suyono mengaku kegiatan bisa dimulai sekitar pekan depan dengan melakukan pengadaan bahan. Dia memastikan, realisasi program tersebut tidak akan molor. Instansinya juga diprediksi bakal menyerap anggaran hingga 75 persen di akhir bulan ini.

”Maka dari itu, kami antisipasi agar jangan sampai terlambat. Caranya, pengadaan harus menyerap 75 persen,” terangnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan