Sumenep, 15/5 (Media Madura) – Forum Wartawan Pariwisata Indonesia (Forwapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur resmi dikukuhkan, kemarin (14/5/2017) yang ditempatkan di Pantai Wisata Lombang. 

Sejumlah wartawan dari lintas media cetak, elektronik, televisi dan online tergabung didalamnya, mulai dari media berskala lokal hingga media nasional.

Pengukuhan sendiri digelar dengan cukup meriah, yaitu dengan menampilkan musik tradisional Saronen dan seni Pencak Silat khas masyarakat Sumenep.

“Dengan adanya Forwapar ini, kami ingin selangkah lebih maju dalam mempromosikan destinasi wisata Sumenep,” ungkap wartawan senior sekaligus penggagas terbentuknya Forwapar Sumenep, Moh. Rifa’i. 

Menurutnya, melalui wadah Forwapar, wartawan tidak hanya dapat berkontribusi lewat publikasi tulisan, tapi juga menjembatani kepentingan wisata pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. 

“Karena Forwapar terkoneksi langsung dengan Forwapar pusat yang berada dibawah Kementerian Pariwisata RI, maka wartawan yang tergabung dapat berbuat labih dari sekedar menulis,” tuturnya. 

Sehingga, dengan adanya Forwapar, Ketua PWI itu berharap, Forwapar akan semakin mempermudah jaringan dalam mempromosikan kekayaan-kekayaan wisata di Sumenep ke ranah Nasional bahkan Internasional. 

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi memberi apresiasi atas terbentuknya Forwapar di Sumenep, bahkan orang nomor dua di Sumenep berharap Forwapar bisa membantu Pemerintah Daerah dalam pengembangan potensi wisata.

Dia juga berharap, adanya Forwapar dapat mensukseskan program pemerintah daerah, yakni tahun kunjungan wisata atau Visit Sumenep Year 2018.

“Memang harus ada dukungan dari para insan pers dalam memajukan wisata di Sumenep, karena tanpa insan pers, Pemerintah Daerah seperti macan ompong. Akan tetapi, dengan adanya keterlibatan insan pers yang tergabung dalam Forwapar ini, maka saya yakin program Visit Sumenep Year’s 2018 akan sukses,” kata Fauzi usai mengukuhkan anggota Forwapar.

Lebih dari itu, pihaknya sangat terkesan dengan tempat yang dipilih sebagai lokasi pengukuhan, yaitu Pantai Wisata Lombang, Kecamatan Batang-batang.

Hal itu membuktikan jika insan pers yang tergabung di Forwapar benar-benar peduli dengan objek wisata yang ada di Sumenep, yang selama ini menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini bukti nyata, jika wartawan yang tergabung dalam Forwapar benar-benar peduli terhadap objek wisata,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan