Pamekasan, 16/5 (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memperpanjang masa tanggap darurat bencana alam, yang sebelumnya ditetapkan berakhir pada tanggal 30 April 2017.

Kepala BPBD Pemkab Pamekasan, Akmalul Firdaus menjelaskan, perpanjangan masa tanggap darurat dilakukan karena pada bulan Mei hingga Juni diperkirakan berpotensi masih turun hujan, mengingat cuaca saat ini masih belum stabil dan masih dimungkinkan terjadinya bencana.

“Untuk status tanggap darurat atau siaga darurat itu sudah berakhir 30 April, namun diperpanjang dua bulan,” katanya, Senin (15/5/2017).

Perpanjangan masa tanggap darurat atau siaga darurat bencana itu dengan adanya dasar prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Gesofisika (BMKG) Juanda Surabaya.

“Tanggap darurat bencana untuk wilayah Pamekasan ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya berbagai bencana sebagaimana yang terjadi selama ini,” tambah Firdaus.

Adapun bencana yang patut diwaspadai antara lain terjadinya longsor, banjir dan angin kencang dibeberapa kawasan rawan bencana. Seperti ambruknya tebing sungai dan jembatan di wilayah pantura, tepatnya di Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan