Sumenep, 15/5 (Media Madura) – Langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk membranding Sumenep sebagai daerah yang masih memiliki kraton bakal mendapat jalan mulus.

Pasalnya, Kabupaten paling timur Pulau Madura ini ditunjuk menjadi tuan rumah Forum Silaturrahmi Keraton se Nusantara (KSKN) pada tahun 2018 mendatang. 

Bupati Sumenep, A Busyro Karim juga sudah menyatakan kesiapannya didepan para Sultan dan Raja pada FSKN di Bandung kemarin.

“Alhamdulillah, setelah FSKN digelar di Bandung, maka tahun depan akan ditempatkan di Sumenep, kesiapannya kami juga sudah disampaikan Bapak Bupati diacara FSKN di Bandung,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Senin (15/5/2017).

Fauzi mengatakan, dengan menjadi tuan rumah FSKN, maka Sumenep semakin berpeluang mempromosikan program visit year 2018.

“Jika para Raja dan Sultan berkumpul di Sumenep, otomatis kita akan tunjukkan banyak hal, kita akan perlihatkan keyayaan Sumenep, tidak hanya sebatas kraton, tapi ada seni budaya dan yang lainnya,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, FKSN merupakan kegiatan rutin sebagai ajang silaturrahni anatara para Raja dan Sultan se Nusantara. Terakhir, FSKN digelar di Bandung, Jawa Barat. 

Disana, salah satu kegiatannya berupa pawai seni budaya yang digelar di Jalan Asia-Afrika Kota Bandung, Sabtu (13/5/2017) siang.

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari acara Musyawarah Agung Ke-III dan Festival Keraton Masyarakat Adat Asia Tenggara IV/2017 yang berlangsung sejak tanggal 12-14 Mei.

Sedikitnya, 250 peserta yang hadir dalam FSKN tersebut. Mereka para sultan dan raja dari Sumatera hingga Papua. 

Bahkan, karnaval tidak hanya melibatkan keraton atau kerajaan di Indonesia, tapi dari beberapa negara Asean, Asia, dan Afrika.

“Dengan menjadi tuan rumah FSKN, maka tak terbantahkan lagi bahwa Sumenep sebagai daerah yang masih memiliki Keraton di Jawa Timur,” pungkas Fauzi.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan