Sampang, 9/4 (Media Madura) – Muddasir warga Dusun Budauh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tewas di tengah perjalanan pulang dan ditemukan warga di Dusun Galis, Desa Lar-Lar, Kecamatan Banyuates, pada Minggu (9/4/2017) pagi pukul 09.00 WIB.

Pemuda yang masih berumur 19 tahun itu pertama kali ditemukan H. Untung, dengan kondisi terlentang bersimbah darah karena menderita luka bacok akibat senjata tajam jenis celurit di bagian leher belakang selebar 20 cm dan pelipis mata selebar 12 cm.

Muddasir merupakan korban penganiayaan oleh pelaku bernama Safudin (35) warga Dusun Galis, Desa Lar-Lar.

Pukul 07.30 WIB, Muddasir pamit kepada ayahnya, Amseh (50) untuk mengantarkan istrinya, Ulfa (18) di rumah Desa Rabiyan Kecamatan Ketapang. Sesampainya di rumah mertua, korban beranjak kembali pulang tanpa ditemani sang istri ke rumahnya di Dusun Budauh.

Namun, di tengah perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna putih, korban dihadang dan dicegat pelaku.

“Saat kejadian warga tidak ada yang tahu, tapi ditemukan setelah terkapar di lokasi, sehingga langsung melapor ke H. Duri Kades setempat agar disampaikan ke polisi,” terang Abd Malik warga setempat, Minggu (9/4/2017).

Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, membenarkan kejadian penganiayaan yang berujung satu korban tewas. Hingga kini, polisi masih mengejar pelaku yang telah melarikan diri.

“Kita masih lakukan penyelidikan untuk ditindaklanjuti dan tunggu perkembangannya. Intinya semua personel sudah kita kerahkan agar ada titik terang dari kasus itu,” ujarnya.

Polisi belum bisa memastikan penyebab meninggalnya Muddasir. Namun, menurut kabar yang berkembang di masyarakat penyebabnya adalah Muddasir telah menjadi korban begal motor. Sebab, motor korban sudah tidak berada di lokasi kejadian.

“Pada saat anggota polsek tiba di lokasi hanya ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan