Sumenep, 9/4 (Media Madura) – Korban kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan penghubung Kecamatan Lenteng-Ganding, tepatnya di Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Jawa Timur dikabarkan dalam kondisi kritis dan empat lainnya luka-luka, Minggu (9/4/2017).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara, kecelakaan beruntun tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

“Dari arah barat melaju tiga sepeda motor dengan kecepatan sedang. Sementara dari arah timur melaju satu sepeda motor dengan kecepatan tinggi,” kata salah seorang saksi mata di TKP kepada mediamadura.com.

Akibatnya, sepeda motor yang berada paling depan bertabrakan, sehingga akhirnya dua pengendara motor lain yang tepat berada dibelakangnya tak bisa terhindar dari kecelakaan.

“Kalau tidak salah, empat orang mengalami luka-luka dan tiga orang kritis, dan langsung dibawa ke Puskesmas Ganding,” ujarnya.

Dua orang pengendara diketahui merupakan warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk. Kemudian dua orang lainnya berasal dari Desa Rombiya, Kecamatan Ganding.

“Sementara tiga pengendara yang krtitis belum diketahui identitasnya,” sambungnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi membenarkan peristiwa tabrakan beruntun yang terjadi antar pengendara motor itu.

Kecelakaan beruntun itu berawal dari Sepeda Motor Honda Beat Nopol M-3242-AY dikemudikan Sipul yang berboncengan dengan Rosi melaju dari arah timur dan mendahului sepeda motor roda 3.

Kemudian dari arah barat melaju sepeda motor Honda Yamaha Mio J NoPol M-5555-WW yang dikendarai oleh Suhri hendak mendahului sepeda motor Honda Supra didepannya.

“Tabrakan beruntun antara sepeda motor Honda Beat dan sepeda motor Yamaha Mio J terjadi di badan jalan, sehingga sepeda motor Honda Supra 125 tidak bisa menghindar,” paparnya.

Saat ini, semua korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Ganding untuk mendapatkan perawatan medis.

“Semua korban luka-luka langsung dibawa ke Puskesmas Ganding, sementara kendaraannya mengalami kerusakan parah,” tandasnya.

Reporter: Panji Agira
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan