Sumenep, 8/3 (Media Madura) – Bantuan untuk guru non PNS dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Jawa Timur berupa Tunjangan Fugsional (TF) merupakan bantuan yang paling diharapkan para guru. 

Namun, pada 2016 lalu program tersebut tidak dianggarkan oleh pemerintah, sehingga selama satu tahun kemarin guru madrasah di lingkungan Kemenag tersebut tidak mendapatkan tunjangan. 

“Tunjangan fungsional 2016 memang tidak ada, karena keterbatasan anggaran,” kata Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep, Mohamad Tawil, Rabu (8/3/2017).

Begitu juga untuk tahun ini, pihaknya belum mengetahui apakah ada atau tidak ada anggaran fungsional tersebut. 

“Tetapi, pada 2017 akan memperjuangkan para guru untuk mendapatkan tunjangan fungsional. Karena kami tahu, meskipun dalam setahun hanya Rp 3 juta, sangat berarti terhadap para guru yang mengabdi di madrasah swasta,” tandasnya.

Tunjangan Fungsional biasanya diberikan terhadap guru swasta yang belum ikut atau belum lulus sertifikasi. 

“Kami harap para guru bersabar, kalau memang tahun ini ada tunjangan fungsional, pasti kami informasikan kepada para guru,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan