Sumenep, 22/2 (Media Madura) – Pemberian bingkisan atribut Kristen berkedok Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memancing amarah umat Islam setempat.

Belum sampai 24 jam sejak ramai di media sosial, Gabungan Umat Islam Sumenep (GUIS) langsung melakukan sweeping ke tempat penginapan pemberi materi, Rabu (22/2/2017).

Dengan dipimpin sejumlah Ulama, massa menggeruduk Hotel Musdalifah, mereka meminta klarifikasi langsung ke pihak penyebar yang kemudian diketahui dari Yayasan Bangsa Mulia Sejahtera (YBMS).

Diantara para Ulama yang datang diantaranya ada Kiai Sofyan Pragaan, Kiai Jurjiz Klabaan Guluk-Guluk dan sejumlah ulama lainnya berikut sejumlah massa. 

Sweeping dilakukan dibawah pengawalan ketat Kepolisian dan TNI setempat.

Sementara dari hasil introgasi para Ulama, terungkap, bahwa kegiatan serupa sebetulnya sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu, namun baru terungkap kali ini. 

Namun, pihak YBMS yang menjadi patner Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kabupaten Sumenep sebagai pelaksana justru mengaku tidak mengetahui prihal isi bingkisan yang diberikan ke siswa usai acara, walaupun jumlahnya mencapai ribuan bingkisan. 

Hingga berita ini ditulis, audiensi masih berlangsung antara pihak GIUS dengan YBMS guna menggali lebih jauh mengenai motif pembagian bingkisan tersebut. Bahkan, pantauan mediamadura.com di lokasi, tampak Kepala Dinas baru datang dan memberikan klarifikasi. 

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan