Sumenep, 12/1 (Media Madura) – Pengukuhan pejabat di lingkungan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terkesan kejar tayang.

Bagaimana tidak, pengukuhan pimpinan tinggi Pratama dan Administrator hanya berselang sehari dari pelantikan tiga pejabat Pratama lainnya yang digelar Rabu (10/1/2017).

Disamping itu, dari sekian instansi yang dikukuhkan di Pondopo, ternyata tidak semuanya terisi. Pasalnya, ada tiga atau empat instansi yang dibiarkan kosong.

Instansi tersebut adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala Satpol PP, Kepala Perpustakaan dan Arsip, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Ya, masih ada tiga instansi yang belum terisi hingga saat ini, dan kemungkinan akan dilakukan pelelangan jabatan,” kata Bupati Sumenep, Busyro Karim, usai acara, Rabu (11/1/2017).

Namun, Busyro membantah jika pengukuhan yang dilakukannya mendadak dan kejar tayang. Sebab, dirinya memang harus secepatnya menyesuaikan dengan struktur yang baru.

“Mendadak sih enggak ya, bahkan seandainya 1.200 bisa sekarang, saya lantik sekarang semua, tetapi kan memang terkendala seperti Kepulauan harus datang,” tegasnya.

Seperti diberitakan, Bupati menggelar pengukuhan terhadap pejabat tinggi Pratama dan Administrator secara maraton, jabatan seperti Kepala Dinas, Kepala Badan dan Bagian organisasi lainnya yang disesuaikan dengan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang baru.

Penulis: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan