Cara Pemkab Sampang Memenuhi Defisit Guru ASN

Sekda Sampang Yuliadi Setiawan
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Kondisi defisit Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sampang menjadi atensi pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan terutama bagian tenaga pendidik atau guru.

Untuk itu, Pemkab Sampang mengusulkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) agar membuka jalur prestasi bagi masyarakat yang ingin menjadi ASN.

“Kemarin sudah kita sampaikan secara lisan ke Kemenpan RB agar membuka jalur prestasi untuk menjadi ASN,” ucap Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan, Selasa (14/9/2021).

Menurut dia, dengan cara itu dinilai dapat mengurangi kekosongan ASN di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sampang. Sehingga jabatan ASN dapat diduduki putra-putri asli daerah.

Tak hanya itu, defisit guru yang mencapai sekitar 2.000 orang juga berdampak terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sampang.

“Banyaknya ASN izin mutasi ke luar daerah merupakan faktor penyebab Sampang mengalami devisit, maka itu kami tidak memberikan izin mutasi keluar daerah terkecuali alasan kemanusiaan yang luar biasa,” terang Yuliadi Setiawan.

“Jika izin mutasi ingin disetujui harus ada penggantinya, artinya ASN tersebut mencari pengganti untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan,” pungkasnya.(Ryan/Arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here