Kadin Pamekasan Dorong Pelaku UMKM Lakukan Digital Marketing

Ketua Kamar dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pamekasan Harisandi Savari
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Pandemi COVID-19 ini menjadi tantangan bagi semua sektor khususnya pada para pengusaha, agar tetap bisa eksis salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memasuki era digital marketing.

Ketua Kamar dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pamekasan Harisandi Savari mengatakan langkah digitalisasi marketing itu harus diambil mengingat tingginya penggunaan internet di Indonesia di tengah pandemi ini.

“Pengusaha diharapkan memahami dan pindah haluan ke digital marketing. Langkah ini diambil untuk menyiasati tantangan pandemi Covid-19 yang menurunkan sektor UMKM di Indonesia dan juga dunia,” katanya. Selasa (22/06/2021) pagi.

Dikatakan Haris, tidak ada pilihan lain bagi pengusaha khususnya di Pamekasan agar bisa memanfaatkan industri digital dalam memasarkan produknya.

“Kita harus pindah, moving ke digital atau online kalau mau usaha kita hidup atau jalan terus,” ajaknya.

Haris yang merupakan direktur utama Charis Group ini menegaskan kontraksi bisnis di masa pandemi sebesar 0.29 persen di tahun 2020, lalu masih minusnya angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 ini mengharuskan  pelaku UMKM di Indonesia untuk bangkit.

“Pengusaha harus terus berinovasi dan melihat peluang dibalik tantangan, agar bisa keluar dari situasi sulit ini,” tuturnya.

Pelaku UMKM Pamekasan Arinal Haq mengatakan, bisnis yang mengusung konsep social enterprise yang dijalaninya yang lahir di tengah pandemi COVID-19 ini memang telah melakukan digital marketing.

Arinal yang merupakan direktur KrepaSnack sebuah produksi makanan ringan yakni kerupuk dari kelapa ini juga mengatakan, pasar digital sangat tinggi interaksinya sehingga memungkinkan bisnis bisa bertahan di era digital ini.

“Kita tahu di masa pandemi ini memang mengharuskan kita untuk terus berinovasi dalam hal pemasaran produk. Pilihannya saat ini adalah digital marketing. Sebab di masa pandemi ini tingkat penggunaan internet justru semakin meningkat. Itu peluang yang besar untuk digarap,” katanya.

Ia juga berharap agar para pelaku UMKM di Pamekasan juga sudah mulai bergeser dari pola marketing konvensional ke marketing digital.

Sementara itu, kepala Disperindag Pamekasan Achmad Sjaifudin mengatakan, akibat pandemi covid-19 memang seluruh sektor terkena dampak termasuk UMKM.

Dikatakan, pihaknya terus melakukan upaya untuk pemulihan ekonomi, termasuk membuka pasar yang luas. Jika sebelumnya para pedagang hanya melakukan perniagaan dengan cara konvensional maka kedepan akan dibuka pemasaran secara digital.

Ia berharap agar pandemi covid-19 ini bisa segera berakhir sehingga aktivitas perekonomian di Kabupaten Pamekasan kembali bergerak dan daya beli masyarakat kembali stabil.(Arf/Znl)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.