Pekerja Migran Indonesia yang tiba di Pamekasan akan Diswab

Pengarahan oleh aparat kepolisian terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba di Pamekasan. Foto : GW Pamekasan Hebat
Advertisement

Pamekasan (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur kembali melakukan penjemputan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari Malaysia dan Singapura. Kali ini sebanyak 49 orang.

Seluruh PMI itu masih akan dilakukan swab antigent untuk memastikan bebas dari COVID-19 sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

“Besok akan kita lakukan swab pukul 09.00 WIB. Kalau negatif kita perbolehkan pulang,” kata anggota Satgas COVID-19 dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono dalam keterangan persnya di Pamekasan, Rabu (12/05/2021) petang.

Dikatakan, apabila ada yang dinyatakan positif maka akan dilakukan isolasi dengan difasilitasi oleh Pemkab Pamekasan.

Saat ini seluruh PMII yang baru tiba di Kabupaten Pamekasan itu tengah dilakukan pendataan dan karantina.

Dikatakan Budi, langkah itu diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di wilayah itu yang saat ini sudah masuk zona hijau.

Sebelumnya, pada Jumat (07/05/2021) lalu, Pemkab Pamekasan juga telah melakukan penjemputan terhadap 69 PMI ilegal yang dideportase dari Malaysia dan Singapura

Ke 69 PMI tersebut dijemput dengan menggunakan dua armada bus. Selain dua armada bus, Pemkab Pamekasan juga menyediakan satu unit mobil barang, untuk mengangkut barang-barang bawaan PMI itu.

Para PMI asal Kabupaten Pamekasan yang berjumlah 69 orang itu dijemput di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, selanjutnya dilakukan karantina di Pamekasan.

Ada dua lokasi yang disiapkan sebagai tempat karantina para PMI tersebut, yakni di Gedung Islamic Center Pamekasan dan di Home Stay ASRI Pamekasan.

Para PMI yang berjumlah sebanyak 69 orang yang baru tiba di Pamekasan Jumat (7/5) sekitar pukul 20.00 WIB itu merupakan PMI yang datang pada gelombang keempat kedatangan PMI di Pamekasan.

Bahkan, pada 30 April 2021 lalu, juga datang PMI sebanyak 44 orang yang dipulangkan secara paksa oleh negara tempat mereka bekerja karena ilegal.

Lalu pada 3 April 2021 sebanyak 52 orang pekerja migran dan pada 5 April 2021 sebanyak 49 orang, pada Kamis (6/5) sebanyak 33 orang juga tiba di Pamekasan, dan selanjutnya pada Jumat (7/5) sebanyak 69 PMI kembali tiba di Pamekasan.

Kini jumlah total PMI yang telah tiba di Pamekasan sebanyak 296 orang.

Sementara itu, selama menjalani masa karantinya, tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) diterjunkan untuk melakukan pengamanan.(Arf/Ist)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.