Banjir Sampang Rendam Fasilitas Umum

Anggota TNI dari Kodim 0828 Sampang memantau genangan banjir di Jalan Trunojoyo tepat di sekitar Monumen, Senin (11/1/2021) pukul 11.00 WIB. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Intensitas curah hujan tinggi selama dua hari terakhir membuat Sungai Kamuning meluap dan merendam pemukiman warga di wilayah Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (11/1/2021) pagi.

Banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum seperti gedung sekolah, pondok pesantren, pasar, dan terminal. Salah satu sekolah terdampak banjir yaitu SMP 6 Sampang dan SMK Negeri 1 Sampang dengan ketinggian air banjir mencapai 40 cm.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Asroni mengatakan, genangan banjir juga merendam sejumlah titik jalan di Kota Sampang. Ketinggiannya bervariatif seperti di Jalan Imam Bonjol mencapai 30 cm, Jalan Bahagia mencapai 25 cm, dan Jalan Trunojoyo 35 cm.q

“Banjir ini bersamaan dengan air pasang laut serta adanya hujan deras kurang lebih selama 4 jam di utara yakni Robatal dan Kedungdung sejak Minggu (10/1) kemarin sampai sungainya meluap,” ucap Asroni, Senin.

Adapun 7 desa terdampak banjir yakni Desa Banyumas dengan ketinggian hampir 1 meter (-+ 90 cm), Desa Pangilen 30 cm, Desa Kamoning 30 cm, Desa Tanggumong 25 cm, Desa Gunung Maddah 20 cm, Desa Panggung 10 cm, dan Desa Pasean 10 cm.

Asroni menuturkan, sedangkan kelurahannya ialah Kelurahan Rongtengah, Dalpenang, sebagian Gunung Sekar, dan depan RSUD dr Mohammad Zyn Jalan Rajawali Kelurahan Karang Dalem.

“Tapi banjir lebih kecil dibanding banjir yang sebelumnya,” tutur pejabat yang baru dilantik sebagai Kepala BPBD Sampang.

Menurut dia, puncak banjir akan surut diprediksi pada pukul 23.00 WIB Senin malam. Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim di lima titik pompa air sebagai optimalisasi pengendali banjir.

Dia menambahkan, pihaknya bersama tim dari Dinas Sosial, TNI-Polri, dibantu relawan membuka dapur umum yang bertempat di Pendopo Wakil Bupati, rumah Kepala Desa Kamuning, rumah Kepala Desa Tanggumong, dan rumah Kepala Desa Pangilen.

“Kita buat dapur umum untuk memberikan bantuan warga terdampak banjir,” ujar Asroni.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.