Pompa Air Tak Berfungsi, Banjir Rendam Kota Sampang

Warga dan pengendara berjalan menerobos genangan banjir yang melanda di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Rongtengah, Kota Sampang, Kamis (10/12/2020). (Ryan/MM).
Advertisement

Sampang, (Media Madura) – Banjir kiriman sungai Kali Kamuning menyebabkan wilayah Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (10/12/2020) pagi terendam.

Meluapnya air banjir karena tingginya curah hujan yang melanda di kawasan Sampang sejak Minggu 6 Desember 2020 kemarin, ditambah debit air sungai di pantura diatas batas normal.

Saat ini, ketinggian air wilayah kota bervariasi namun dampak banjir terparah dirasakan warga di Jalan Imam Bonjol, Jalan Pahlawan, Jalan Kamboja, Jalan Bahagia, dan Jalan Pemuda Baru, dengan ketinggian rata-rata mencapai 50 cm.

Plt Kepala BPBD Sampang Muhammad Anang Djoenaidi Santoso mengatakan, banjir kali ini merendam 6 desa dan 5 kelurahan di Sampang, meliputi Desa Kamuning, Pangilen, Banyumas, Tanggumong, Pasean, dan Panggung.

“Kelurahannya yaitu Dalpenang, Rongtengah sebagian wilayah, Gunung Sekar sebagian, Karang Dalam sebagian dan Polagan sebagaian,” ucap Anang, Kamis.

Pantauan Media Madura dilapangan, penyebab utama genangan air merendam wilayah kota karena pompa air pengendali banjir di dua titik tak berfungsi.

Titik pompa air berada di Kelurahan Dalpenang dan Jalan Bahagia Kelurahan Rongtengah. Selama ini, banjir tak lagi menggenangi Sampang di 4 tahun terakhir karena masih berfungsinya lima titik pompa air.

“Nah mengenai pompa air itu nanti akan disampaikan langsung oleh pak bupati karena mau konferensi pers di Pendopo siang nanti,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain akses jalan utama terdampak banjir, luapan air sungai Kamuning merendam pemukiman warga. Fasilitas umum seperti sekolah, instansi pemerintahan, serta Rumah Dinas Wakil Bupati Sampang terdampak banjir.

Sejumlah kendaraan yang hendak melintas wilayah perkotaan terpaksa dialihkan. Dari jalur menuju Bangkalan – Surabaya, kendaraan dialihkan ke arah barat melewati depan Mapolsek Kota Sampang menuju Jalan Rajawali III dan Jalan Jamaluddin.

Sedangkan arah Surabaya ke Pamekasan, dialihkan dari pertigaan Perintis di Jalan Wahid Hasyim menuju arah selatan Jalan Rajawali III ke Jalan Polagan dan Jalan Diponegoro.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.