Korban Penipuan Oknum Pegawai BRI Pamekasan Mengadu ke Dewan

Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Sejumlah korban penipuan yang dilakukan oleh oknum pegawai Bank BRI Pamekasan mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Para korban ini datang ke kantor wakil rakyat untuk mengadu terkait kasus yang dialaminya dan menceritakan kronologi awal bagaimana kasus penipuan dan penggelapan dana yang jumlahnya miliaran itu terjadi dan berharap akan ada solusi. Para korban ditemui oleh dua anggota DPRD Pamekasan yakni Rasyid Fansori dan Munaji.

Kuasa hukum para korban ini, Fahmi Katili mengatakan kedatangannya juga untuk mengadu terkait peristiwa penipuan tersebut dan wakil rakyat bisa menjembatani persoalan tersebut sebab segala upaya yang dilakukan oleh para korban selama ini belum membuahkan hasil.

“Kami mengadukan terkait persoalan yang dihadapi oleh teman-teman dari utara (Wilayah utara Pamekasan) terkait penipuan yang dilakukan oleh oknum pegawai Bank BRI,” katanya. Kamis (10/12/2020) pagi.

Dikatakan Fahmi, sejak bulan September hingga saat ini berbagai upaya telah dilakukan agar menemukan solusi dari pihak bank.

“Tetapi hingga saat ini proses penyelesaian secara nonlitigasi tidak ditemukan, artinya pihak bank ingin menyelesaikan kasus ini melalui jalur letigasi atau pengadilan,” urainya.

Sehingga, kata dia, pihaknya mengadu pada wakil rakyat karena para korban merupakan warga Pamekasan dan rata-rata merupakan warga bagian utara Pamekasan yakni Pantura.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Pamekasan Rasyid Fansori mengatakan kedatangan para korban tersebut untuk mengadukan masalah yang dihadapi saat ini yakni kasus penipuan.

“Kedatangan mereka guna menyampaikan, persamaan persepsi berkaitan dengan beberapa hal yang telah terjadi sehingga ini jelas duduk perkaranya dan dalam hal apa saja yang mereka perjuangkan,” katanya kepada wartawan.

Dikatakan, pihaknya akan mengkaji lebih dalam terkait persoalan tersebut dan juga akan segera memanggil pihak bank BRI Pamekasan terkait persoalan tersebut.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.