Disdik Pamekasan tak Berani Gelar Pembelajaran Tatap Muka Normal

Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masih belum berani membuat kebijakan pembelajaran tatap muka secara normal meskipun Kemendikbud RI telah memberikan kelonggaran.

Saat ini, kebijakan yang diambil oleh Disdik Pamekasan masih sistem pembelajaran tatap muka terbatas dengan sistem bergantian yakni sif.

Kadisdik Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan, saat ini Pamekasan masih zona kuning covid-19, sehingga pihaknya belum mengambil kebijakan pembelajaran tatap muka secara normal.

“Kebijakan itu (Kemendikbud RI) disesuikan dengan kondisi daerah. Daerah diberikan kebijakan untuk menentukan. Kami memandang di Pamekasan belum zona hijau, sehingga tatap muka dengan sistem sif,” katanya.

Dikatakan Zaini, Disdik Pamekasan menyesuaikan dengan kondisi. Jika sudah masuk zona hijau, maka pihaknya akan mempertimbangkan untuk membuat kebijakan pembelajaran tatap muka secara normal.

Meskipun begitu, kata dia, dengan sistem tatap muka secara sif, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan di setiap satuan pendidikan telah dibentuk satgas covid-19.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Pamekasan, pertanggal 23/11/2020. Kabupaten Pamekasan masih masuk zona kuning. Dan hari ini tercatat ada tambahan 1 orang positif covid-19.

Data seberan covid-19 Pamekasan. Jumlah suspect sebanyak 986 orang dengan rincian, pengawasan 23 orang. Selesai 900 orang dan meninggal 63 orang.

Sementara jumlah positif covid-19 sebanyak 398 dengan rincian, isolasi 24 orang, sembuh 340 orang dan meninggal 34 orang.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.