Diretas Hacker, Dokumen Laporan Keuangan Pemkab Sampang Hilang

Aplikasi SIPKD milik Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sampang tidak bisa digunakan setelah dibajak hacker. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Sudah lima hari ini, Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) yang dikelola oleh Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sampang belum bisa diakses.

Sebab, situs aplikasi berisi tentang dokumen keuangan daerah dari semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Sampang diduga diretas hacker.

Kepala BPKAD Sampang Saryono mengatakan, dokumen-dokumen penting laporan keuangan tahun anggaran 2020 itu hilang. Data dokumen tersebut meliputi rencana kerja dan anggaran (RKA), dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), dan dokumen lainnya.

“Benar aplikasi SIPKD Sampang diretas, hal ini terjadi sejak Jumat (4/9) kemarin, jadi data dokumen laporan keuangan hilang semua,” ucap Saryono dibalik telepone, Rabu (9/9/2020) siang.

Saryono mengaku, data laporan keuangan ditahun sebelumnya tetap aman tersimpan dalam aplikasi. Hilangnya dokumen laporan keuangan kini semua OPD diwajibkan mengunggah ulang. Pihaknya menargetkan proses pengunggahan ulang selesai pada pekan ini.

“Kami sudah menangani masalah ini namun belum diketahui kapan selesai, tapi kami minta setiap OPD mengentri ulang,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, entri ulang dokumen keuangan daerah setiap OPD dipastikan tidak akan terjadi perubahan atau dimanipulasi. Karena setiap OPD masih menyimpan dokumen aslinya, baik berbentuk softcopy maupun hardcopy.

“Jadi tinggal mengunggah ulang saja, file asli pasti ada di OPD masing-masing,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi I DPRD Sampang Ubaidillah menyatakan, sangat menyayangkan dengan adanya peretasan terhadap aplikasi SIPKD. Alasan ini bukan tanpa sebab, karena aplikasi tersebut bagian sistem yang bermanfaat bagi masyarakat dan unsur pimpinan untuk memastikan formulasi anggaran dalam target program dan kegiatan yg dapat jadi analisis kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.