Uji Coba Tatap Muka Sekolah, 7 Guru di Torjun Sampang Reaktif

Sampang, (Media Madura) – Sedikitnya tujuh guru bertugas di lembaga pendidikan wilayah Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dinyatakan reaktif hasil rapid test. Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang Agus Mulyadi.

“Ada 7 guru di Torjun reaktif hasil rapid test,” ujar Agus, Rabu (9/9/2020).

Kata Agus, usai dinyatakan reaktif kini guru tersebut menjalani pemeriksaan Swab dan dilakukan isolasi mandiri.

Rapid test sejumlah guru dilakukan setelah lembaga pendidikan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka I. Saat itu, pemeriksaan rapid berlangsung di Puskesmas Torjun.

Agus menuturkan, adapun sekolah yang mengikuti metode skrining awal pendeteksian penyebaran COVID-19 itu yakni UPTD SDN Torjun 1, dan SMP Negeri 1 Torjun. Totalnya terdapat 64 guru.

“Dari jumlah itu 57 guru non reaktif, sedangkan 7 guru reaktif,” jelasnya.

Dirinya menerangkan, rapid test bagi para guru juga dilakukan di dua kecamatan lainnya. Seperti Kecamatan Tambelangan dan Kecamatan Ketapang. Dengan total jumlah guru sebanyak 105 orang dan hasilnya non reaktif.

Rincianya UPTD SDN Tambelangan 1 dan SMP Negeri 1 Tambelangan sebanyak 42 guru. Kemudian, UPTD SDN Ketapang 1 dan SMP Negeri 1 Ketapang sebanyak 63 guru.

“Dua kecamatan ini hasilnya non reaktif, pelaksanaan rapid test sama mulai Sabtu (5/9) hingga Selasa (8/9),” tutur Agus.

Menyikapi itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sampang Nur Alam mengaku tetap bersikukuh melakukan pembelajaran tatap muka terbatas ke II. Pelaksanaannya dimulai hari ini Rabu (9/9) karena hasil keputusan bersama tim Gugus Tugas COVID-19.

“Kami tetap melakukan pembelajaran tatap muka, ini berdasarkan koordinasi dengan Gugus Tugas,” singkatnya.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.