Kamis, Desember 1, 2022

Komisi B DPRD Jatim Ingin Industri Agro dan Non Agro Dikembangkan Maksimal

Must read

- Advertisement -

Pamekasan, (Media Madura) – Komisi B DPRD Jawa Timue terus mencari potensi yang bisa dikembangkan dalam rangka pemulihan ekonomi. Salah satunya, pengembangan industri agro dan non agro.

Ketua Komisi DPRD Jatim Aliyadi Mustofa mengatakan, upaya pemulihan ekonomi di tengah Covid-19 terus dilakukan. Koordinasi dengan sejumlah dinas untuk merumuskan langkah digelar secara intens.

Beberapa potensi ekonomi yang akan dikembangkan dipetakan. Hasil pemetaan itu akan ditindak lanjuti dengan aksi nyata. “Kami terus berupaya agar pemulihan ekonomi bisa berjalan maksimal,” katanya.

Politisi PKB itu menyampaikan, industri agro yang rencananya dikembagkan yakni, hasil hutan, pertanian dan perkebunan. Kemudian, hasil kelautan dan perikanan serta peternakan.

Potensi industri agro itu cukup melimpah di Jawa Timur. Salah satunya pertanian. Jika dikembangkan secara optimal diyakini akan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk lantaran Covid-19.

Bidang peternakan juga berpotensi dikembangkan. Salah satunya ternak sapi. Di Madura populasi sapi sangat melimpah. Bahkan, kualitasnya sangat baik. “Potensi yang dimiliki ini akan didorong untuk dikembangkan,” katanya.

Aliyadi menyampaikan, dalam rangka pengembangan industri agro itu, bakal dilakukan pembinaan dan pelatihan kerja. Tujuannya, agar rencana besar itu berhasil.

Mengenai industri non agro, Aliyadi menyebut ada beberapa potensi yang disasar. Diantaranya, pengembangan industri logam, mesin dan alat transportasi dan tekstil.

“Pengembangan industri ini semata untuk kepentingan masyarakat,” tutup pengurus DPW PKB Jatim itu. (*)

- Advertisement -
spot_imgspot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article