Fattah Jasin Jadi Bidikan Bawaslu Sumenep

Komisioner Bawaslu Sumenep, Imam Syafi'i

Sumenep, (Media Madura) – Bakal Calon Bupati Sumenep, Fattah Jasin ternyata sudah menjadi bidikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sejak lama terkait statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pasalnya, setiap ASN mestinya terikat dengan aturan yang mengharuskan dirinya selalu menjaga netralitas di setiap momen pemilihan. Kalau misal mau aktif di politik praktis, maka harus mundur sebagai ASN.

Namun Gus Acing, panggilan Fattah Jasin, diketahui sudah sejak lama melakukan gerilya mendekati partai politik dan mempromosikan diri sebagai bakal calon bupati.

“Di awal kami sudah melakukan pengawasan terkait netralitas ASN. Sebelum ada penetapan calon, ASN kami bidik dari undang-undang nomor 5 tahun 2014 terkait ASN,” terang Komisioner Bawaslu Sumenep, Imam Syafi’i, Kamis (13/8/2020).

Menurut Imam, undang-undang tersebut sebagaimana Pasal 5 Huruf H salah satunya mengatur agar ASN menjaga netralitas dan harus menjaga menjaga agar tidak terlibat konflik kepentingan.

Kemudian diperkuat salah satu surat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara yang berdasar pada undang-undang nomor 10 tahun 2012 dan PP 42 tahun 2004.

“Bunyinya, ASN atau PNS dilarang melakukan pendekatan terhadap partai politik terkait rencana pengusulan dirinya atau orang lain. Dilarang memasang spanduk mempromosikan dirinya atau orang, mendekrasikan dirinya atau orang lain dengan atau tanpa atribut,” terangnya.

Imam menjelaskan, terkait Fattah Jasin sebagai ASN yang sudah aktif melakukan pendekatan kepada parpol termasuk melakukan deklarasi, pada bulan Juni lalu Bawaslu sudah mengeluarkan rekomendasi.

“Itu (Fattah Jasin) sudah kami rekomendasikan kepada Komisi ASN, dan kabarnya Komisi ASN sudah mengeluarkan rekomendasi ke Gubernur. Nah, kami menunggu keputusan Gubernur itu,” jelasnya.

Sementara itu, sebelumnya Fattah Jasin menyatakan sudah mengajukan pengunduran diri karena akan maju sebagai Cabup Sumenep.

“Per tanggal 7 Juli 2020, saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN,” kata Fattah Jasin di kantor Partai Demokrat Sumenep, Rabu (12/8/2020).

“Disetujui atau tidak, itu tergantung Gubernur dan hingga sekarang belum turun. Tapi kalau soal mundur, disuruh mundur sekarang, saya siap,” tegasnya.

Reporter : Rosy

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.