Terungkap, Mayat di Akses Suramadu Ternyata Bocah 15 Tahun Asal Surabaya

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja. (Darul for MM).

Bangkalan, (Media Madura) – Mayat laki-laki yang ditemukan warga di semak-semak akses Jalan Raya Suramadu, Bangkalan, Madura, pada Senin (10/7/2020) pagi kemarin, akhirnya terungkap.

Identitas mayat yang ditutupi sampah plastik ternyata bernama Moch Zaini Ferdiansyah.

Pemuda berusia 15 tahun itu asal warga Jalan Bagong Ginayan, Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Saat ditemukan, jasad pemuda tersebut berciri-ciri memakai tindik anting di telinga kiri. Dugaat kuat ia menjadi korban pembunuhan.

Polisi masih melakukan penyelidikan. Namun, hingga kini motif dan penyebab tewasnya korban belum bisa diketahui.

“Masih penyelidikan, kita dalami dan pengembangan untuk mengungkap pelaku, mohon doanya dalam waktu dekat bisa terungkap,” ucap Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja, Selasa (11/7/2020).

Agus menceritakan terungkapnya identitas korban. Setelah ramai informasi diberbagai media sosial, pihak keluarga bergegas mendatangi kantor Mapolres Bangkalan.

Pihaknya kemudian mengantarkan keluarga korban ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

“Ternyata memang benar, mayat pemuda yang ditemukan itu adalah anaknya, keluarga membawa bukti KK dan foto,” terang Agus.

Setelah dipastikan benar, pihak keluarga membawa pulang jasad anaknya di wilayah Ngagel, Surabaya.

Sebelum Ditemukan Meninggal di Madura, Ferdiansyah Pamit ke Warung Kopi

Penyidik sempat meminta keterangan dari keluarga korban sebelum ditemukan meninggal di akses Suramadu, Bangkalan, Madura.

Kata Agus, pada Minggu (9/7) malam pukul 22.00 WIB, Ferdiansyah pamit pergi ke warung kopi mengendarai motor matic Yamaha Mio tahun 2010 berwarna merah serta handphone Vivo warna silver.

Hingga menjelang pagi, Senin (10/7), Ferdiansyah tak kunjung pulang. Orang tuanya mulai khawatir, lantaran berkali-kali dihubungi nomor telepon anaknya bernada tidak aktif.

“Ibunya mencoba telepon tapi tidak bisa dihubungi, sampai malam hari juga tidak ada kabar,” jelasnya.

Keesokan harinya, Selasa pagi, ibu korban diberi tahu oleh tetangganya bahwa foto penemuan mayat di akses Suramadu yang diposting di Facebook mirip dengan anaknya.

“Jadi,,, tadi pagi ibunya tahu informasi ada penemuan mayat di medsos oleh tetangga, maka itu pihak keluarga langsung ke Polres Bangkalan,” tutupnya.

Dari serangkaian keterangan keluarga korban, bisa saja Ferdiansyah diduga korban begal. Sebab, motor dan ponsel tidak ditemukan dilokasi kejadian.

Seperti diketahui, warga Dusun Perombasan, Desa Petapan, Kecamatan Labang, Bangkalan, digegerkan penemuan mayat tanpa identitas.

Mayat laki-laki itu ditemukan ditumpukan sampah plastik dengan kondisi tak bernyawa penuh darah dan luka disekujur tubuhnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.