Diamankan Polisi, Youtuber ‘Biawak’ di Sampang Minta Maaf

Youtuber asal Banyuates Kabupaten Sampang ini dijemput polisi usai aksinya merekam dan mengupload video, Senin (13/7/2020). (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Abdullah, youtuber yang viral di berbagai media sosial karena aksinya menyeret hewan biawak diatas kendaraan motor diamankan polisi.

Pria berusia 30 tahun asal warga Dusun Durbagan, Desa Lar-Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, itu dijemput aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Sampang, Senin (13/7/2020) pagi.

Kepada petugas, Abdullah langsung meminta maaf. Ia mengaku kapok dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi.

- Advertisement -

“Kepada masyarakat Sampang maupun komunitas pecinta reptil mohon maaf atas perilaku saya, mohon maaf juga kepada bapak polisi,” ucap Abdullah dihadapan wartawan saat konferensi pers di Mapolres Sampang, Senin siang.

Pemilik akun youtube Abdullah Sampang ini mengaku iseng membuat konten biawak sambil diseret. Konten menyeret biawak diatas motor itu diupload pada Rabu 1 Juli 2020 kemarin. Maksud atas aksinya ini hanya mencari sensasi untuk menambah subscriber.

“Awalnya bikin konten belanja besar-besaran di Kota Sampang, selesai itu pulang dan di jalan tepat di Jalan Raya Kedungdung nemu biawak, saya bawa lalu diseret sampai ke utara, bermaksud iseng mencari sensasi untuk mengisi waktu kosong,” tutur Abdullah.

Pria berprofesi sebagai tukang pentol ini menerangkan, akun yang dibuatnya sejak 8 bulan lalu mempunyai 2,5 ribu subscriber.

Waka Polres Sampang Kompol Moh Lutfi mengatakan, sanksi terhadap youtuber tersebut adalah 3 bulan kurungan. Karena melanggar Pasal 302 ayat 1 KUHP. Namun yang bersangkutan tidak ditahan dan sebatas efek jera.

“Kalau dari sisi tindak kriminal bahwa Abdullah termasuk menelantarkan hewan, penganiayaan ringan terhadap hewan dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 3 bulan, tapi karena ancaman hukuman dibawah 5 tahun maka yang bersangkutan tidak ditahan,” kata Lutfi didampingi Kasat Reskrim AKP Riki Donaire Piliang.

Lalu apa pengamatan dari Satlantas terkait konten youtube itu?

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayid Rizal turut hadir dalam konferensi pers menerangkan, dalam kejadian ini pihaknya menyoroti tentang keselamatan berlalu lintas setiap pengendara karena bisa mengakibatkan kecelakaan dan membahayakan pengendara lainnya.

“Andaikata saat kejadian ada ibu-ibu atau pengendara motor yang kurang fokus akibat aksinya itu bisa mengakibatkan laka, meski Abdullah memakai helm diatas motor sambil menyeret biawak, makanya kita panggil untuk mengklarifikasi agar kejadian ini tidak terulang lagi,” tutur Ayid.

Ayid berpesan kepada warga dan seluruh youtuber agar bijak dalam menggunakan dan memanfaatkan media sosial terutama selalu memposting hal positif serta edukatif.

Reporter : Ryan
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.