Lecehkan Profesi Dokter, 5 Netizen di Sumenep Dipolisikan

Ketua IDI Sumenep bersama kuasa hukumnya, Hawiyatun Karimah

Sumenep, (Media Madura) – Sedikitnya 5 akun Facebook dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Sumenep okeh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumenep, Kamis, (9/7/2020).

Laporan tersebut atas dasar dugaan pelecehan terhadap profesi dokter yang disampaikan akun tersebut di kolom komentar media sosial.

Ketua IDI Sumenep, Abdul Aziz mengatakan, pihaknya terpaksa menenpuh jalur hukum lantaran komentar pemilik akun telah melukai hati para dokter di tengah berjuang melawan Covid-19. 

- Advertisement -

“Kalimatnya betul-betul menyinggung perasaan dokter, bahkan dalam komentar salah satu dari kalimatnya sampai menyebut organ intim perempuan,” kata Abdul Aziz di Mapolres, Kamis, (9/7/2020).

Di tempat yang sama, Kuasa Hukum IDI Sumenep, Hawiyatun Karimah menjelaskan, tindakan lima akun facebook tersebut telah mencederai profesi kedokteran.

“Mereka berjuang di tengah pandemi, namun dicederai oleh komentar-komentar yang tidak senonoh oleh akun-akun tersebut,” singkat Wiwik soal laporan tersebut.

Sementara Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Dhany Rahadian membenarkan prihal laporan dari IDI Sumenep itu.

Kata dia, laporan tertuang dalam surat Laporan (LP) nomor LPB/145/VII/RES.1.2.8/2020/RESKRIM/SPKT polres Sumenep.

“Benar, kita telah menerima hasil capture dari pihak pelapor,” jelas AKP Dhany Rahadian.

Untuk tindak lanjut atas laporan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polda Jatim. sebab kata dia, dalam komentar tersebut tidak secara spesifik menyebut perorangan, hanya menyebut dokter.

“Itu yang nanti kita koordinasi apa pasal pencemaran nama baik bisa diterapkan dalam peristiwa ini,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.