Dibatalkan Sepihak, Ternyata PLN Sampang Restitusi 600 Pelanggan Baru

Warga dua desa dari Kecamatan Torjun dan Pangarengan mendatangi kantor PLN Rayon Sampang untuk meminta penjelasan terkait pembatalan pemasangan listrik baru, Kamis (2/7/2020) siang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Warga Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, dan Desa Pecanggaan, Kecamatan Pangarengan, didampingi mahasiswa mendatangi kantor PLN Rayon Sampang di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Rongtengah, Kamis (2/7/2020) siang.

Mereka mengatasnamakan Garda Muda Sampang (GMS) itu mempertanyakan penyebab pembatalan pemasangan listrik baru yang dinilai sepihak tanpa ada pemberitahuan. Padahal warga telah melakukan pembayaran, namun KWH meter tak kunjung terpasang.

“Kedatangan kami meminta penjelasan PLN mengenai pemasangan listrik baru yang dibatalkan sepihak, padahal kami sudah bayar termasuk SLO, tapi sampai saat ini belum nyala,” ujar Rossy Manaf perwakilan warga Desa Pangongsean.

- Advertisement -

Warga sudah membayar melalui BRI untuk pemasangan listrik baru 450 VA senilai Rp 235 ribu pada 4 Mei 2020 lalu. Termasuk biaya Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Untuk mendapat penjelasan, warga berupaya menghubungi Call Center PLN 123. Ternyata ada pembatalan pemasangan listrik baru oleh PLN Sampang.

“Tapi kenapa masih menerima pendaftaran pelanggan baru jika ada pembatalan dan restitusi (pengembalian uang), selama ini tidak ada pemberitahuan kepada pelanggan,” tutur Rossy.

Menanggapi hal itu, Manager Unit Layanan Pelanggan PLN Rayon Sampang Hardi Iswanto membenarkan saat ini pihaknya merestitusi sekitar 600 pelanggan baru baik daya 450 VA maupun 900 VA.

Pembatalan pemasangan listrik baru dikarenakan keterbatasan anggaran PLN akibat pandemi COVID-19.

“Anggaran kita tidak ada, tapi ini bukan hanya terjadi di Sampang melainkan seluruh daerah,” jelas Iswanto.

Bagi pelanggan yang terlanjur dibatalkan tersebut sudah masuk ke daftar tunggu. Namun PLN Sampang belum memastikan kapan instalasi listrik bisa terpasang.

“Belum tahu kondisi ini sampai kapan, apabila keadaan sudah stabil pasti kita layani sesuai daftar tunggu,” terangnya.

Iswanto juga mengakui jika PLN memang tidak ada pemberitahuan kepada pelanggan mengenai pembatalan pemasangan listrik baru.

“Kami tidak ada surat edaran atau pemberitahuan, tapi paling tidak pelanggan harus baca dulu aturan pengesahan di aplikasi pendaftaran melalui website PLN,” tandasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.