Kekhawatiran Bupati Pamekasan tentang Covid-19 Akhirnya Terjadi

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan keterangan pers di Pendopo Ronggosukowati beberapa waktu lalu.

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam pernah mengungkapkan kekhawatirannya tentang penularan covid-19 di kabupaten yang dipimpinnya itu.

Dalam sebuah wawancara dengan wartawan, orang nomor satu di Pamekasan ini hawatir bahkan takut apabila penularan covid-19 terjadi secara lokal atau dikenal dengan transmisi lokal.

“Saya sangat hawatir di Pamekasan akan terjadi transmisi lokal,” katanya usai konferensi pers terkait jumlah positif covid-19 di Pamekasan pada Selasa (04/05/2020) lalu.

Kehawatiran politikus PKB itu jauh sebelum angka positif covid-19 seperti saat ini, yang berjumlah 27 orang dan angka PDP mencapai 65 orang.

Karena itulah Satgas Covid bekerja sangat keras, berbagai upaya dilakukan termasuk menyadiakan fasilitas cuci tangan dan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang publik serta gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat. Petugas medis di seluruh tingkatan juga melakukan tracing secara ketat. Bahkan Kabupaten Pamekasan menjadi kabupaten terbaik dalam melakukan tracing.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini terus mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatannya masing-masing dan pemerintah akan fokus pada penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai.

“Masyarakat itu harus bisa menjaga kesehatannya masing-masing, tetapi apabila ada yang sakit maka pemerintah akan memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang memadai,” katanya.

Hal itu juga sejalan dengan program Pemkab Pamekasan dengan penyediaan mobil sehat ke seluruh desa yang ada di wilayah itu. 179 desa/kelurahan akan mendapatkan mobil sehat agar warga yang sakit bisa diantar ke rumah sakit secara gratis.

Baddrut juga mengungkapkan, upaya keras pemerintah tentang pencegahan penularan covid-19 ini harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Tetapi, kata dia, apabila ada warga yang sudah terindikasi tertular covid-19 maka biarkan petugas medis melakukan langkah-langkah sesuai prosesur kesehatan, sehingga tidak terlambat dan pasien bisa ditangani dengan cepat dan bisa sembuh.

Reporter : ist
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.