Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Foto : Instagram @rabaddruttamam

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, mengisyaratkan pihaknya tidak akan menutup bioskop yang baru berdiri di kabupaten yang dipimpinnya itu, menyusul adanya penolakan dari beberapa tokoh masyarakat.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini menegaskan, pihaknya tidak mempunyai dasar hukum yang kuat untuk melakukan penutupan, apalagi pendirian bioskop tersebut izinnya sudah lengkap.

Dijelaskan, proses izin dari bioskop KCM sudah selesai sebelum ia dilantik menjadi bupati, dan saat ini bioskop tersebut telah dibuka sejak kemarin. Kamis (13/02/2020).

“Izinnya sudah sejak 2018, proses izin melalui online, jadi pemerintah kabupaten tidak memiliki banyak kewenangan,” katanya kepada wartawan.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menguraikan, untuk melakukan penutupan ada beberapa tahap yang harus dilakukan dan harus bersadarkan aturan yang berlaku, tidak serta merta melakukan tindakan di luar aturan.

Bahkan, kata baddrut, dalam menjalankan pemerintahan tentu ada undang-undang yang harus dipatuhi bersama, tidak boleh melanggar hukum. Sebab apabila pihaknya salah melangkah maka bisa saja dituntut dan dibawa ke ranah hukum yakni PTUN.

Tetapi pihaknya masih akan berkordinasi dengan jajarannya untuk menindak lanjuti persoalan tersebut dan setelah itu akan memanggil pihak pengelola Kota Cinema Mall.

Reportet : Ist
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.