Kasi Intel Kejari Sumenep, Novan Bernadi

Sumenep, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep mengembalikan berkas penanganan dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) ke Polres setempat.

Pengembalian tersebut dilakukan lantaran berkas yang dilimpahkan Polres ke Kejari dinyatakan dinyatakan belum lengkap oleh tim Jaksa Peneliti Kejari Sumenep.

“Berkas ini sudah diteliti oleh jaksa peneliti selama 14 hari. Hari ini akan dikembalikan berkas dan petunjuknya, karena berkas itu masuk ke kami tanggal 31 Januari kemarin,” kata Kasi Intel Kejari Sumenep, Novan Bernadi, Jum’at (14/2/2020).

Hasil dari penelitian itu, sambung Novan, ditemukan masih ada kekurangan yang harus dilengkapi oleh pihak Polres. Kekurangan tersebut akan disampaikan melalui berkas berupa P-19.

Namun, Novan enggan membeber keurangan-kekurangan berkas tersebut apa saja, sebab untuk menyampaikan itu masih wewenang Polres selaku instansi yang menangani.

“Ya sekitar kurang 40 persen kelengkapan berkas itu. Dan kami tidak bisa menyebutkan kekuranganya. Karena kasus itu masih wewenang Polres,” paparnya.

Menurutnya, pihak Polres mempunyai waktu selama 14 hari untuk melengkapi kekurangan berkas yang sudah tertuang dalam petunjuk berkas P19.

“Kita tunggu saja dari polres apakah selama 14 hari dapat melengkapi kekurangan yang sudah kami tuangkan dalam petunjuk itu,” tandasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.