Tahu Walek Sumenep yang Digandrungi Pengusaha China

Penikmat Tahu Walek khas Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Kuliner berbahan dasar tahu mungkin bisa dengan mudah kita temui di seluruh wilayah Nusantara ini. Tetapi bagaimana dengan Tahu Walek khas Sumenep?

Ya, ternyata di Sumenep ada tahu Walek yang rasanya enak banget, penikmatnya tidak hanya masyarakat lokal, tapi hingga pengusaha asal China pun ikut menggandrungi tahu Walek ini.

Kuliner dengan bahan utama tahu, tepung, daging ayam dan bumbu ini bisa kita jumpai di jalur menuju wisata Pantai Lombang, tepatnya di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-Batang.

“Ya mas, beberapa kali dia (pengusaha China.red) datang ke sini. Belinya banyak. Kadang sampai Rp 500 ribu,” tutur si pemilik warung, Ria Febriyanti, Rabu (5/2/2020).

Harganya Murah Meriah

Sudah 2,5 tahun tahu Walek ini dirintis oleh si empunya, dan sudah mempekerjakan empat orang karyawan. Sehari-hari selalu ramai pengunjung.

Bahkan saat media ini datang ke lokasi, beberapa konsumen berjajar menunggu antrean. Ada yang makan di tempat dan ada pula yang dibawa pulang.

Dimakan di tempat sebenarnya lebih enak. Karena masih hangat dan tempatnya juga nyaman buat nyantai. Apalagi di sana juga disediakan berbagai macam minuman hangat dan dingin.

“Harga tahu Walek hanya Rp 500 per biji. Kalau per porsi Rp 10 ribu,” kata Yayan, panggian Ria Febriyanti.

Berkah Firdaus D’Academy

Tahu Walek ini ternyata awalnya hanya coba-coba untuk dikonsumsi sendiri. Kemudian pada saat salah satu artis jebolan D’Akademy, Firdaus datang ke acara di desa tersebut, Yayan menyuguhkan untuk Firdaus.

“Niatnya hanya untuk Firdaus. Tapi karena kadung membuat banyak, akhirnya iseng-iseng dipasarkan. Ternyata baik Firdaus maupun penonton yang membeli bilang enak dan menyuruh kami untuk membuat lagi,” cerita Yayan.

Omsetnya Tembus Rp 3 Juta Sehari

Selain masyarakaylt umum, tidak sedikit wisatawan yang hendak berlibur ke Pantai Lombang terlebih dulu mampir di tahu walek ini. Mereka biasanya membeli untuk dinikmati saat bersantai di bibir pantai.

“Kalau pelanggannya beragam. Selain pengusaha China itu, juga wisatawan yang hendak ke Lombang,” ungkapnya.

Bagaimana dengan omset? Pada hari-hari biasa pemilik bisa meraup keuntungan antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. “Kalau hari-hari libur bisa sampai Rp 3 juta,” ujarnya.

Untuk Anda yang ingin menikmati tahu Walek ini, silahkan datang ke warung Mbak Yayan, buka setiap hari mulai pukul 11.00 sampai dengan 24.00 WIB.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.