Mahasiswa Pamekasan di China Mulai Kesulitan Makanan

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 5 mahasiswa asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang menempuh pendidikan di China, tepatnya di Kota Xianning mulai kehabisan makanan akibat wabah virus corona.

Salah satu orang tua mahasiswa Herman Kusnadi menuturkan, dua anaknya yang tengah kuliah kedokteran di kota tersebut yakni Ika Putri Laksmi dan Ilham Trikusnadi saat ini tidak bisa keluar dari apartemen lantaran pihak kampus melarang mereka keluar kamar.

“Saya sangat hawatir dengan kondisi kedua anak saya di sana. Apalagi persediaan makanan sudah mulai habis,” katanya kepada wartawan.

-Advertisement-

Dikatakan, ia bersama tiga mahasiswa lainnya masih bertahan di dalam kamar apartemennya dan ia terus menghubungi anaknya tersebut terkait kondisinya.

“Saya terus menghubunginya, saya hawatir dengan kondisi yang ada di sana,” urainya.

Herman yang metupakan mantan Kapala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Pamekasan ini menjelaskan, saat ini kedua anaknya dalam kondisi yang sehat meskipun mulai kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan.

Ia berharap agar pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan dan segera mengevakuasi anaknya tersebut.

“Saya sangat berharap agar anak saya segera dievakuasi dan bisa pulang. Kami keluarga di Indonesia sangat hawatir dengan kondisi di sana,” pungkasnya dengan nada sedih.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.