Polisi Amankan Pencuri Ponsel dan Sarung di Pondok Galis Bangkalan

Salah satu pelaku pencurian hp dan sarung di Ponpes Galis Kabupaten Bangkalan yang diamankan warga. (Ryan/MM).

Bangkalan, (Media Madura) – Kepolisian Resor Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menangkap pelaku pencurian ponsel dan sarung yang beraksi di pondok pesantren (Ponpes) Sirojul Ulum Al-Marzuqiyah Dusun Rembah, Desa Galis, Kecamatan Galis, Bangkalan.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Senin (13/1) kemarin pukul 03.00 WIB dini hari. Aksi pelaku gagal setelah diketahui warga. Satu pelaku yang berhasil diamankan sempat diamuk massa sebelum diserahkan ke polisi.

“Pelaku yang diamankan inisial YA (16) asal Kampung Sawah Pulo Kulon, Kecamatan Semampir, Surabaya,” ujar Kasubag Humas Polres Bangkalan AKP Baharudi, Selasa (14/1/2020).

Pelaku melakukan pencurian di rumah KH Sirojuddin itu bersama temannya, Iwan. Namun ia berhasil melarikan diri dari kejaran warga dan kini masih dalam pengejaran polisi.

Dalam aksinya, kata Baharudi, tersangka YA merupakan bocah lulusan SD itu masuk ke kamar santri yang tengah tertidur. YA dan Iwan berhasil menggasak sebuah ponsel Samsung Galaxy J1 warna hitam milik Moh Sofa (15).

Melihat aksinya mulus, mereka sempat mengambil sarung yang dijemur didekat kamar santri. Kurang puas hasil curiannya, para pelaku kemudian mencari target lain dan berpindah tempat.

“Ketika masuk ke rumah warga sekitar lokasi itu pelaku keburu ketahuan oleh pemilik rumah Syaiful Uyub (31), sehingga YA ditangkap, sedangkan Iwan kabur, atas kejadian ini korban melapor ke Polsek Galis,” terangnya.

Polisi menetapkan Iwan (21) warga Bulak Banteng Wetan Gang 14, Kelurahan Sidotopo, Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, sebagai DPO.

Tersangka YA dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.