Oknum ASN Sampang Terlibat Kasus Narkoba Terancam Dipecat

Kapolres Sampang menunjukkan barang bukti sabu 0,35 gram milik ASN bernama Adi Susanto, Jumat (20/12/2019) siang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Sampang, Madura, Jawa Timur, yang ditangkap pihak kepolisian setempat karena tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba terancam diberhentikan.

Kepala Bidang Informasi Kepegawaian dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Suyono, mengatakan pelanggaran yang dilakukan staf Satpol PP bernama Adi Susanto masuk kategori berat dan terancam sanksi pemberhentian.

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajeman PNS.

“Dalam aturan itu sudah jelas pelanggaran berat karena sudah menurunkan harkat martabat PNS,” ungkapnya dibalik telepon, Jumat (20/12/2019).

Kata Suyono, sejauh ini pihaknya masih menunggu surat penahanan oknum ASN itu yang ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sampang pada Selasa (17/12) dini hari, di area SPBU Desa Kamoning.

“Kalau sekarang sudah ditahan berarti diberhentikan sementara, kalau sudah inkrah kita liat putusan pengadilan berapa lama, yang jelas bisa diberhentikan tidak dengan hormat,” tegasnya.

Dirinya juga menerangkan, selama ini BKPSDM Sampang pernah memanggil Adi Susanto terkait kedisiplinan. Sebab, Adi diketahui jarang masuk kantor. Pemanggilan dilakukan pada bulan November 2019 kemarin.

“Sebelum ditangkap polisi, kita sudah panggil yang bersangkutan karena jarang ngantor, diberi pembinaan supaya termotivasi,” jelasnya.

Sebelumnya, oknum Satpol PP Sampang ditangkap polisi di wilayah Kamoning pada Selasa pukul 02.00 WIB dini hari. Oknum ASN asal warga Jalan Pahlawan VIII Kota Sampang ini kedapatan membawa sabu seberat 0,35 gram.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.