Rutan Klas II B Sumenep Kecolongan Lagi, 2 Napi Kabur

Karutan menunjukkan rantai kaki Matrawi

Sumenep, (Media Madura) – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali kecolongan. Itu setelah dua narapidana binaannya berhasil kabur dari tempat itu, Minggu (28/9/2019) dini hari.

Napi yang kabur tersebut adalah Matrawi, seorang napi kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang sudah tercatat tiga kali kabur, dan Abd. Baidi, napi kasus narkoba.

Matrawi merupakan warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, dan Abd. Baidi asal Dusun Solok, Desa Banaresep, Kecamatan Lenteng.

“Benar kita kecolongan lagi, dua warga kita kabur pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB,” terang Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat, Senin (30/9/2019).

Beni menceritakan, kedua napi diduga bekerja sama kabur dengan cara pertama-tama membobol tembok pembatas kamar. Lalu kabur melewati tembok dalam, melewati aula dan melompat dari pagar luar bagian timur.

“Kedua napi ini sebenarnya kita isolasi di kamar 18 dan 19. Sebab, Matrawi kita ketahui sudah berulang kali kabur dan Baidi terkena penyakit TBC,” paparnya.

Tetapi, sambung Beni, berdasarkan pantauan CCTV kedua napi rupanya mencuri-curi waktu untuk berkomunikasi saat si Baidi keluar masuk untuk berobat. Sehingga terjadi kerjasama untuk kabur bersama.

“Matrawi kita rantai kaki dan tangannya, bagaimana bisa lepas dan kabur ini sedang kami selidiki. Sementara yang kami ketahui keduanya melubangi tembok menggunakan sendok,” tandasnya.

Untuk menelusuri tempat persembunyian keduanya, kata Beni, pihak Rutan telah berkomunikasi dengan pihak Kepolisian bahkan pihak TNI untuk mengejar keduanya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.