Sensus Penduduk 2020 di Sumenep akan Gunakan Metode Kombinasi

Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan melakukan sensus penduduk pada awal tahun 2020 mendatang.

Berbeda dengan sensus sebelum-sebelumnya, BPS akan menggunakan metode kombinasi untuk mendapatkan data akurat dari sensus kali ini.

“Sensus penduduk di Sumenep Insya Allah akan dimulai tanggal 15 Februari hingga 15 Maret 2020 mendatang,” terang Kepala BPS Sumenep, Syaiful Rahman, Kamis (5/9/2019).

Metode kombinasi, menurut Syaiful, adalah metode gabungan dari metode tradisional yang menyisir secara manual ke rumah-rumah warga, dan metode online yang cukup menjadi mengisi secara online.

“Jadi nanti masyarakat bisa update data dan informasi melalui gadget, sementara sisanya yang tidak memiliki android akan dijangkau dengan metode tradisional tadi,” jelasnya.

Untuk awal penerapan metode online, BPS menargetkan minimal dapat menyentuh seluruh pegawai atau ASN di lingkungan Pemkab Sumenep, untuk selanjutnya juga akan sampai ke masyarakat umum.

“Kalau kita bisa 100 persen ASN saja itu sudah sangat bagus, karena metode ini memang butuh banyak sosialisasi. Dalam pelaksanaannya nanti setiap penduduk bisa secara mandiri mengisi di aplikasi,” jelasnya.

Kata Syaiful, data pokok yang digunakan BPS dalam sensus ini adalah data KTP elektronik yang bekerja sama dengan Dipendukcapil. Sedangkan di Sumenep, data e-KTP disebut-sebut sudah mencapai 90 persen.

“Berdasarkan Kepres Nomor 39 tahun 2019, setelah sensus ini kita harus one data (saru data), apakah antara Disdukcapil dengan BPS atau dengan instansi lainnya. Jadi, mudah-mudahan, setelah hajatan ini, data kita menjadi satu terintegrasi, tidak lagi beda-beda,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.